Polisi bersepatu roda bakal berseliweran saat Natal dan Tahun Baru

Selasa, 22 Desember 2015 15:29 Reporter : Chandra Iswinarno
Polisi bersepatu roda bakal berseliweran saat Natal dan Tahun Baru Tim sepatu roda Polres Banyumas. ©2015 merdeka.com/chandra iswinarno

Merdeka.com - Jelang Natal dan Tahun Baru 2016, Kepolisian Resor (Polres) Banyumas menyiapkan tim sepatu roda untuk meningkatkan keamanan di beberapa wilayah. Persiapan tersebut sudah dilakukan sejak dua bulan sebelumnya.

Wakil Kepala Polres Banyumas Komisaris Polisi Rio Tangkari mengemukakan tim sepatu roda tersebut akan diturunkan jelang Natal hingga Tahun Baru 2016.

"Ini merupakan upaya terobosan dari Polres Banyumas untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kemacetan, jadi tugasnya nanti untuk mengurai penyebab kemacetan," katanya usai apel operasi lilin candi di halaman markas Polres Banyumas, Selasa (22/12).

Dia mengemukakan, tim sepatu roda ini akan lebih fleksibel bergerak saat mengurai kemacetan di wilayah yang tak terjangkau kendaraan. Sementara itu, anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyumas, Ajun inspektur satu Yulfi Mardiana mengatakan butuh waktu sekitar dua bulan untuk menguasai dasar sepatu roda.

"Kami kerap berlatih setiap sore, hari Sabtu dan Minggu di luar jam kerja. Hambatan yang kami hadapi setiap latihan terkait faktor cuaca karena musim hujan," ujarnya.

Dia mengemukakan, ada tujuh polwan yang ikut dalam tim sepatu roda tersebut dari 21 anggota tim yang ada. Nantinya, lanjut Yulfi, tim sepatu roda akan disebar di delapan pos pengamanan.

Sementara itu, Rio melanjutkan, jelang Natal dan Tahun Baru 2016 ada delapan gereja yang mendapat prioritas pengamanan. Jumlah personel yang diturunkan di tiap gereja bervariatif antara 30 hingga 50 personel.

"Saat ini, kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak pengamanan internal gereja agar para jemaat bisa mengurangi barang bawaan sat misa natal," ucapnya.

Saat ditanya upaya pengamanan, pascapenangkapan jaringan teroris di wilayah Majenang beberapa waktu lalu, dia mengemukakan saat ini sudah mem-BKO-kan personel Brimob untuk meningkatkan keamanan. Lebih jauh, dia mengemukakan delapan gereja yang mendapat prioritas pengamanan berdasar beberapa kriteria.

"Seperti dari jumlah jemaat gerejanya, kedekatan gereja dengan jalan umum yang biasa dilalui dan juga jemaat VIP yang ikut misa dalam gereja tersebut," ujarnya.

===

==

Di Aceh, merayakan tahun baru dengan zikir akbar juga dilarang

Pemerintah Kota Banda Aceh melarang setiap warga merayakan pergantian Tahun Baru. Meskipun menggelar zikir untuk menyambut pergantian tahun masehi 2016.

Kepala Bidang Humas Pemerintah Kota Banda Aceh, Marwan menyebutkan, larangan ini mengingat kota Banda Aceh telah menerapkan hukum syariat Islam. Perayaan tahun baru masehi dinilai tidak sesuai dengan semangat syariat Islam.

"Tidak boleh ada perayaan tahun baru dalam bentuk apapun. Termasuk menggelar zikir untuk menyambut pergantian tahun, kata Marwan, Selasa (22/12).

Kendati demikian, bukan berarti Pemerintah Kota Banda Aceh melarang melakukan zikir pada malam tersebut. Bila agenda zikir rutin dilakukan, misalnya zikir bersama pada malam tersebut sudah sering dilakukan, pihaknya mempersilakan.

"Yang tidak boleh mengerahkan massa dan berzikir untuk menunggu pergantian tahun baru. Anggap saja malam itu seperti malam biasa, tidak ada yang istimewa," imbuhnya.

Selain itu, Marwan juga menyebutkan pihak pemerintah telah mengeluarkan seruan kepada pedagang agar tidak menjual petasan, mercon atau trompet. Seruan ini sudah disampaikan sejak memasuk bulan Desember 2015 lalu.

"Kalau kedapatan ada yang menjual, maka kita akan sita barang tersebut," imbuhnya.

Pada malam pergantian tahun baru, jelasnya, pihak Satpol PP dan Polisi Syariat Islam akan melakukan patroli, dibantu personel kepolisian dari Polresta Banda Aceh. Setiap ada keramaian yang hendak merayakan tahun baru, petugas langsung akan membubarkan kerumunan massa yang hendak merayakannya. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini