Polisi Bersenjata dan Berompi Antipeluru Jaga Mako serta Asrama di Banten

Rabu, 13 November 2019 13:51 Reporter : Dwi Prasetya
Polisi Bersenjata dan Berompi Antipeluru Jaga Mako serta Asrama di Banten Ilustrasi

Merdeka.com - Pasca-insiden bom bunuh diri di halaman Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11) pagi, Kepolisian Daerah Banten memperketat penjagaan Markas Komando dan asrama Kepolisian.

Penjagaan ketat di gerbang Mapolda yang dilakukan personel polisi bersenjata api, lengkap dengan rompi antipeluru. Sejumlah personel menjaga pintu masuk serta memeriksa tamu yang datang.

Kabid Humas Polda Banten Edy Sumardi mengatakan, peningkatkan kewaspadaan keamanan dilakukan di seluruh markas komando yang ada di Banten, dengan melakukan pemeriksaan terhadap setiap orang yang masuk dalam membutuhkan pelayanan masyarakat.

"Pemeriksaan dilakukan terhadap identitas tamu yang akan datang ke Polda, namun Kami jamin tidak akan mengganggu pelayanan polisi terhadap masyarakat," Katanya.

Terpisah, Kapolres Serang Kota AKBP Edhi Cahyono menambahkan, peningkatan pengamanan dilakukan dibandingkan hari biasa dengan memeriksa barang bawaan setiap orang yang masuk.

"Pengamanan sudah dilakukan dengan menempatkan personel body protektor setiap hari. Namun, pasca-terjadinya peristiwa di Medan tentu ada peningkatan penjagaan," kata Edhi. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini