Polisi Belum Temukan Aliran Hasil Skimming Ramyadjie ke Organisasi Politik

Kamis, 21 Maret 2019 15:25 Reporter : Nur Habibie
Polisi Belum Temukan Aliran Hasil Skimming Ramyadjie ke Organisasi Politik Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya belum menemukan adanya uang hasil curian Ramyadjie Priambodo yang mengalir ke organisasi politik. Ramyadjie merupakan tersangka atas kasus skimming atau pembobolan ATM yang dipenjara selama 5 tahun.

"Belum dapat info (soal aliran dana hasil skimming ke arah politik)," kata Argo saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (21/3).

Sampai saat ini, polisi masih terus menyelidiki ke mana saja uang hasil curian Ramyadjie itu mengalir. Karena, hingga kini polisi hanya baru mengetahui kalau uang hasil curian Ramyadjie digunakan untuk membeli bitcoin.

"Kita tunggu gimana (kemana saja aliran dana hasil aksi RP)," ujarnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Ramyadjie Priambodo mendapatkan dari aksi kejahatannya sebesar Rp 300 juta. Uang sebesar itu, nantinya digunakan untuk membeli Bitcoin atau uang elektronik oleh tersangka kasus skimming.

"Ya suka main transaksi Bitcoin," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/3) malam.

Sayangnya, Argo tak menjelaskan secara rinci terkait hal itu. Tapi, Argo memastikan jika Ramyadjie kerap membeli Bitcoin dari uang hasil kejahatannya tersebut.

"Metode jual beli pembayarannya dengan menggunakan virtual currency bitcoin," jelasnya. [eko]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Skimming
  3. Pembobolan ATM
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini