Polisi belum temukan aliran dana First Travel ke Koperasi Pandawa

Selasa, 29 Agustus 2017 17:14 Reporter : Nur Habibie
Polisi belum temukan aliran dana First Travel ke Koperasi Pandawa Pemimpin Pandawa Group diperiksa OJK. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri sampai saat ini belum menemukan adanya penggunaan dana calon jamaah umrah First Travel untuk investasi lain terhadap tiga orang tersangka. Tiga orang itu adalah Direktur Utama Andhika Surachman, Direktur Anniesa Hasibuan dan Komisaris Keuangan Siti Nurhaidah.

Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengatakan bahwa penyidik juga belum menemukan adanya penggunaan dana jemaah umrah untuk penanaman modal di beberapa perusahaan.

"Kita juga telusuri apakah ada anggaran tersebut dana-dana tersebut digunakan untuk investasi-investasi lainnya. seperti menanamkan modal di perusahaan tertentu, ini belum ditemukan. Jadi belum ditemukan adanya investasi di perusahaan-perushaan tertentu dalam kaitan uang jamaah," kata Rikwanto di Kompleks Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (29/8).

Maskipun tim penyidik masih belum menemukan hal itu, tapi tim penyidik masih terus melakukan penelusuran dan pengembangan penyidikan untuk menelusuri apakah ada penggunaan dana itu untuk investasi-investasi lain.

Lebih lanjut, Rikwanto menuturkan bahwa penyidik juga belum menemukan adanya dana jamaah umrah yang diinvestasikan ke Koperasi Simpan Pinjam Pandawa yang ramai diperbincangkan dan juga yang sedang bermasalah.

"Tentang apakah ada investasi ke Pandawa. banyak beredar informasi tersebut. kita telusuri, saat ini belum ada, belum ada sejumlah anggaran yang di Investasikan kepada Pandawa. Pandawa yang pernah berkasus kemarin," tandasnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini