Polisi Amankan Putu Arimbawa Pengolok Pengunjung Mal di Surabaya Pakai Masker

Selasa, 4 Mei 2021 16:22 Reporter : Erwin Yohanes
Polisi Amankan Putu Arimbawa Pengolok Pengunjung Mal di Surabaya Pakai Masker Putu Arimbawa Pengolok Pengunjung Mal di Surabaya Pakai Masker. ©2021 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Seorang pria di Surabaya mendadak viral di media sosial. Bukan karena kreatifitas atau kegiatan positif lainnya, ia justru viral lantaran ucapannya memperolok warga yang sedang memakai masker.

Pria bernama Putu Arimbawa ini, di ketahui membuat video berdurasi 34 detik. Video yang dibuatnya itu lalu tersebat di media sosial. Dalam video terlihat ia sedang menggendong seorang balita di depannya.

Dalam video tersebut, ia mengeluarkan kata-kata yang intinye memperolok para pengunjung mal yang sedang memakai masker. Ia sendiri, terlihat tidak mengenakan masker.

"Gak pakai masker ya dik ya, orang-orang tolol ini lihat. Kenapa anda tolol sekali. Wong goblok (Orang bodoh). Akeh wong goblok gawe masker (Banyak orang bodoh pakai masker). Wong congok-congok, goblok (Orang bodoh-bodoh, goblok)," katanya dalam video.

Alhasil, perilaku Putu ini memantik reaksi polisi. Ia pun digiring ke Polsek Lakarsantri sebelum akhirnya diserahkan ke Polrestabes Surabaya. Di kantor polisi, Putu pun menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada masyarakat.

"Itu saya menyesali kata-kata yang saya ucapkan memang tidak pantas. Saya meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia yang sudah melihat instasotry saya, terutama warga Surabaya," kata Putu di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (4/5).

Putu mengaku, saat berkunjung ke pusat perbelanjaan tersebut, pada awalnya ia mengenakan masker. Namun saat telah berada di area pusat perbelanjaan, ia mencopot maskernya. Ia beralasan ingin menyampaikan opininya terkait penggunaan masker.

"Awalnya pakai masker waktu di dalam saya lepas. Awalnya iseng ingin beropini aja begitu mengenai penggunaan masker," ujar Putu.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian menyatakan, pihaknya mengamankan Putu di daerah Driyorejo. Setelah yang bersangkutan menyesali perbuatannya, Oki pun memberi kesempatan untuk meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat.

Terkait sanksi, Oki menyerahkan sepenuhnya kepada Pemkot Surabaya. Karena terkait penerapan protokol kesehatan aturannya merupakan Perwali Kota Surabaya nomor 10 tahun 2021. "Sanksi akan diberikan pihak Pemkot Surabaya," kata Oki. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini