Polisi amankan pengedar sex toys dan obat kuat di Pontianak

Jumat, 24 November 2017 05:02 Reporter : Nur Aditya
Sex toys dan obat kuat disita polisi. ©2017 istimewa

Merdeka.com - Aparat Satreskrim Polresta Pontianak, Kalimantan Barat, menggerebek sebuah rumah di perumahan kawasan Pontianak Timur. Ratusan alat bantu seks dan obat kuat disita petugas. Pasca penggerebekan, polisi menetapkan HP, terduga pemilik barang-barang itu sebagai tersangka.

Penggerebekan dilakukan Selasa (21/11) malam lalu. Polisi mengendus maraknya aktivitas jual beli alat bantu seks dan obat kuat di Pontianak, melalui jual beli online di internet. Penyelidikan kepolisian pun berbuah hasil.

"Tim unit ekonomi Satreskrim berhasil menyita 119 jenis sex toys dan obat kuat, di sebuah rumah di kawasan komplek perumahan, di Pontianak Timur," kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli dalam keterangannya kepada wartawan, di Pontianak, Kamis (23/11).

"Setelah kami amankan barang bukti, kami juga mengamankan terduga pemilik barang-barang itu, HP, di saat bersamaan," ujar Husni. Sex toys dan obat kuat disita polisi 2017 istimewa Husni menerangkan, di hadapan penyidik, tersangka mengaku menjalankan aktivitas jual beli sex toys dan obat kuat itu, dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. "Sasaran jual belinya, barang-barang itu dia pasarkan ke seluruh wilayah di Kalbar ya," tambahnya.

Masih dijelaskan Husni, barang sitaan itu, diperjualbelikan secara online dan juga pemesanan secara langsung kepada konsumen. "Semua barang-barang ini, adalah produksi luar negeri, yang juga dipesan pelaku secara online," terang Husni.

Husni mengungkapkan, kini tersangka mendekam di sel tahanan Mapolresta Pontianak. Dia dijerat penyidik dengan Undang-Undang tentang Kesehatan, serta Undang-Undang Perlindungan Konsumen.

"Ancamannya 15 tahun penjara," tutup [fik]

Topik berita Terkait:
  1. Sex Toy
  2. Obat Kuat
  3. Pontianak
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini