Polisi Amankan 15 Simpatisan Rizieq Syihab

Senin, 30 Agustus 2021 13:52 Reporter : Bachtiarudin Alam
Polisi Amankan 15 Simpatisan Rizieq Syihab Aparat Kopolisian Saat Tenangkan Masa Simpatisan Habib Rizieq. ©2021 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam

Merdeka.com - Polisi memukul mundur simpatisan Rizieq Syihab yang bertahan di sekitar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Kericuhan pun pecah karena mereka ingin melihat langsung sidang hasil putusan banding perkara hasil tes usap palsu di RS Ummi Bogor kepada terdakwa Rizieq Syihab.

Salah satunya terpantau di sekitar Jalan Letjend Suprapto, Kemayoran, Kota Jakarta Pusat. Pendukung Rizieq berbondong-bondong hendak menyaksikan persidangan agenda putusan banding terkait perkara swab RS Ummi. Sidang digelar di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (30/8).

Namun, kedatangan dihalau oleh pihak kepolisian. Polisi menembakan gas air mata ke arah kerumunan simpatisan Rizieq Syihab.

Wakapolres Metro Jakarta Pusat, AKBP Setyo Koes Heriyanto mengatakan, upaya pengadangan itu mendapat perlawanan dari simpatisan Rizieq.

"Tadi mereka menutup jalan, kita imbau mereka untuk bubar untuk bubar eh malah ditempat batu," ujarnya di Jakarta, Senin (30/8).

Terkait kejadian ini, sebanyak 15 orang simpatisan Rizieq digelandang ke Polda Metro Jaya. Setyo memastikan situasi di sekitar Traffic Light Cempaka Putih sudah kondusif.

"Ada 15 orang kita bawa ke Polda Metro Jaya" tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan jika kondisi disekitar Pengadilan Tinggi (PT) DKI di Cempaka Putih, Jakarta Pusat saat sidang vonis banding Habib Rizieq Syihab sudah kembali kondusif.

Hal itu usai kedatangan ratusan simpatisan Habib Rizieq yang menggruduk langsung PT DKI Jakarta hanya untuk menyaksikan langsung sidang putusan banding Rizieq atas vonis di perkara hasil tes usap palsu di RS Ummi Bogor. Yang akibat kedatangan itu, antara aparat polisi dengan simpatisan sempat terlibat kericuhan.

"Kondisi sudah steril semuanya. Massa sudah tidak ada," kata Sambodo saat dikonfirmasi, Senin (30/8).

Selain itu untuk arus lalu lintas di sekitar PT DKI pun sudah kembali dibuka. Pasca kericuhan yang terjadi antara aparat kepolisian dengan simpatisan yang datang dari arah perempatan ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat.

Dimana berdasarkan informasi yang dihimpun, para simpatisan Rizieq sempat terlibat adu cekcok dengan petugas polisi yang menjaga. Karena mereka hendak memaksa menerabas barikade aparat agar bisa mendekat ke area PT DKI.

"Arus lalulintas sudah dibuka kembali," katanya.

Untuk diketahui jika putusan banding PT DKI Jakarta memutuskan untuk menguatkan hasil vonis PN Jakarta Timur yang menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada Rizieq. Serta 1 tahun penjara kepada menantunya Hanif Alatas, dan Dirut RS Ummi, Andi Tatat.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini