Polisi Akan Pakai Cara Pengamanan Aksi 212 Untuk Demo 22 Mei di KPU Besok

Senin, 20 Mei 2019 16:35 Reporter : Nur Habibie
Polisi Akan Pakai Cara Pengamanan Aksi 212 Untuk Demo 22 Mei di KPU Besok Apel TNI-Polri amankan Pemilu 2019. ©2019 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengumumkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) pada Rabu (22/5) mendatang. Hingga kini, KPU masih melakukan rekapitulasi secara manual dari berbagai provinsi.

Berbarengan dengan pengumuman oleh KPU, sejumlah masyarakat Indonesia juga berencana akan melakukan aksi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dengan adanya hal itu, TNI-Polri menggelar apel pengamanan pasukan gabungan.

"Dalam rangka untuk menghadapi 22 Mei, hari ini dilaksanakan gelar pengamanan pasukan di Monas dan rapat koordinasi antara Polri dan TNI dalam rangka menyamakan cara bertindak di lapangan," kata Dedi di Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/5).

Untuk jumlah personel gabungan TNI-Polri yang diturunkan saat ini sebanyak 34 ribu. Dengan jumlah tersebut, dia menjamin keamanan masyarakat khususnya warga Jakarta.

"Hampir 34 ribu Jakarta saja itu ya. TNI-Polri, justru mempersiapkan 20 ribu pasukan cadangan apabila betul dibutuhkan pada situasi tertentu, tapi situasi kita amanlah lancar," ujarnya.

Dia pun menyebut, massa yang akan datang melakukan aksi unjuk rasa dari Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Lampung dan Kalimantan Timur. Mengetahui hal itu, pihaknya pun langsung berkoordinasi terhadap perwakilan massa aksi.

"Kita sudah komunikasi dengan koordinator lapangan untuk tidak perlu memobilisasi massa dalam jumlah besar. Akhirnya mengecil rata-rata ada perwakilan dari setiap daerah, jumlahnya bervariasi. Karena masih dihitung sampai sekarang," sebutnya.

Jenderal bintang satu ini juga ingin agar masyarakat yang akan melakukan aksi pada 22 Mei 2019 mendatang agar tetap berada di jalur hukum yang ada. Jangan membawa senjata tajam atau benda yang berbahaya.

Dia pun menjelaskan, sampai hari ini sudah masuk empat surat pemberitahuan yang diterima oleh polisi untuk melakukan aksi pada 22 Mei 2019 mendatang.

"Saya sudah cek hari ini sampai dengan 24 jam, hari ini baru 4, besok ada jam 5 pagi ada beberapa masyarakat yang mengajukan surat pada intelijen Polda," jelasnya. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini