Polisi: Ada anak tewas karena kedinginan saat mudik naik motor

Selasa, 15 Juli 2014 02:02 Reporter : Sukma Alam
Polisi: Ada anak tewas karena kedinginan saat mudik naik motor Arus balik pemudik motor. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Polisi mengimbau kepada para pemudik yang hendak menggunakan sepada motor diharapkan untuk dititipkan ke jasa penitipan kendaraan. Hal ini dilakukan untuk mengurangi angka kecelakaan setiap tahunnya.

"Pengalaman tahun lalu banyak yang kecelakaan pakai sepeda motor. Ada yang putranya tewas dalam dekapan karena kedinginan, ada yang ngantuk dipaksakan akhirnya jatuh atau ketabrak. Disarankan pemudik yang gunakan motor, motornya dinaikan truk," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/7).

Selain itu, polisi juga akan mengawal kegiatan mudik massal gratis yang dilaksanakan beberapa perusahaan pada H-7 sebelum lebaran. Lebih lanjut, sesuai dengan data sementara tentang layanan mudik gratis, ada 16 perusahaan yang menyewa 1.790 bus yang mengangkut sebanyak 128.060 orang.

"Seperti contoh PT Indofood, Kementerian Kehutanan, Telkomsel, Pertamina, Adira, Indomaret, Yamaha motor, Sido Muncul, Astra dan banyak lagi perusahaan yang menyumbang," ucapnya.

"Pengawalannya secara berantai. Di tempat pemberangkatan akan dikawal dan dilepas di tempat awal kemudian disambung dengan Polda setempat," tambahnya. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. Mudik
  2. Polisi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini