Polda Sulsel kembali limpahkan tersangka penipuan Abu Tours ke Kejaksaan

Senin, 20 Agustus 2018 12:47 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Polda Sulsel kembali limpahkan tersangka penipuan Abu Tours ke Kejaksaan Kompol Wirdhanto Hadicaksano. ©2018 Merdeka.com/Salviah Ika

Merdeka.com - Penyidik direktorat reserse kriminal khusus Polda Sulsel kembali melimpahkan satu tersangka kasus penipuan PT Abu Tours ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar, Senin, (20/8) atas nama Muhammad Kasim Sunusi atau MKS (40).

Dengan demikian, sudah ada dua tersangka yang dilimpahkan penyidik ke Kejari Makassar. Sebelumnya, telah dilimpahkan tersangka Hamzah Mamba, bos PT Abu Tours, 20 Juli lalu dan langsung dibawa ke Rutan Klas I Makassar menunggu pelimpahan dari Kejari Makassar ke Pengadilan Negeri (PN) Makassar.

"Hari ini kita ada penyerahan satu tersangka, berkas dan barang bukti kasus PT Abu Tours berinisial MKS. Untuk barang bukti yang diserahkan, ada sejumlah uang Rp 1,8 miliar, satu kendaraan roda empat merek Honda Brio, sejumlah dokumen dan barang properti seperti brankas dan perhiasan dari tersangka," kata Kasubsit II Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, Kompol Wirdhanto Hadicaksono di kantor Kejari Makassar, Senin (20/8).

Peran dari tersangka ini di kasus penipuan PT Abu Tours, kata Wirdhanto, dia selaku eks manager keuangan yang mengelola, membantu direktur umum Hamzah Mamba untuk kelola keuangan baik uang yang masuk dari para jemaah dan pendistribusian uang para jemaah.

Diketahui, kasus penipuan yang dilakukan PT Abu Tours ini merugikan 96.601 calon jemaah umroh senilai Rp 1,4 triliun.

Wirdhanto menambahkan, pasal yang dilanggar tersangka ini adalah turut serta melakukan penipuan, penggelapan dan juga TPPU. Sebagaimana diatur dalam pasal 338, 372, 374 KUHP dan pasal 3 UU TPPU. Ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun.

Ditanya soal perkembangan berkas dua TSK lainnya yakni Chaeruddin alias Heru selaku komisaris serta Nursyahriah Mansyur istri Hamzah Mamba yang juga menjabat komisaris, Kompol Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, masih proses pemberkasan dan pihaknya sudah menerima P18, P19 dari jaksa jadi untuk berkas keduanya dan akan dikembalikan ke penyidik untuk dilengkapi lagi. [rzk]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini