Polda Metro tegaskan permintaan pengawalan harus tertulis, lisan hanya jika darurat

Jumat, 8 Desember 2017 13:46 Reporter : Ronald
Polda Metro tegaskan permintaan pengawalan harus tertulis, lisan hanya jika darurat Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Halim Pagarra. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Halim Pagarra mengatakan masyarakat diperbolehkan meminta pengawalan dari polisi lalu lintas secara tertulis dan tidak dipungut biaya. Selain itu juga, masyarakat bisa meminta pengawalan secara lisan tapi hanya yang bersifat urgent.

Hal ini diungkapkannya terkait pedangdut Dewi Perssik (Depe) meminta pengawalan secara lisan, tidak secara tertulis, saat bertemu di jalan.

"Siapa saja boleh (meminta pengawalan), masyarakat juga bisa. Misalnya pemakaman, sakit, kecelakaan," kata Halim saat dikonfirmasi, Jumat (8/12).

Namun, kata Halim, secara aturan bagi masyarakat yang hendak meminta pengawalan harus mengajukan permohonan secara tertulis yang ditujukan kepada pejabat terkait dan menyertakan alasan yang jelas.

"Harus tertulis, (ditujukan) ke Kapolda, Dirlantas dan apa tujuannya. Kalau orang sakit dan kecelakaan tidak perlu (surat resmi) secara lisan bisa," kata Halim.

Soal Dewi Perssik yang mengklaim telah mendapat izin dari petugas Patwal untuk masuk jalur Transjakarta di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Halim menyebut akan mengkonfrontir keterangan pihak Depe dan petugas Patwal berinisal D.

"Iya memang sudah ada (Petugas Patwal). Tapi dia tidak perintahkan untuk masuk jalur Transjakarta, itu saja, nanti kita konfrontir, apakah anggota saya yang berbohong," katanya. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini