Polda Metro & BPN Gandeng Kejagung Bongkar Sindikat Mafia Tanah

Jumat, 19 Februari 2021 15:46 Reporter : Nur Habibie
Polda Metro & BPN Gandeng Kejagung Bongkar Sindikat Mafia Tanah Polda Metro tetapkan 15 tersangka kasus tanah orangtua Dino Patti Djalal. ©2021 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, bakal menggandeng Kejaksaan Agung untuk membongkar para kelompok atau sindikat mafia tanah.

Hal itu ia sampaikan dalam konferensi pers terkait penetapan 15 orang tersangka kasus dugaan penipuan jual-beli rumah yang menimpa Ibu dari mantan Juru Bicara Presiden era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal.

"Ke depan untuk mengoptimalkan kerja Satgas Mafia Tanah, kami dan BPN sudah bersepakat untuk melibatkan tim dari Kejaksaan Agung RI untuk bisa menyamakan persepsi tentang perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Mafia Tanah," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jumat (19/2).

Ia menjelaskan, salah satu alasan Satgas Mafia Tanah menggandeng Kejaksaan Agung karena adanya karakteristik yang berbeda-beda.

"Karena ada karakteristik yang berbeda di dalam kejahatan mafia tanah ini. Ini barangkali yang harus kita sempurnakan," jelasnya.

Setelah menangkap 15 orang tersangka tersebut, jenderal bintang dua ini menegaskan, bakal bekerja secara serius dalam mengusut kasus mafia tanah.

"Di belakang saya sudah melihat para pelaku, inilah kelompok-kelompok yang selama ini melakukan aksinya di wilayah DKI Jakarta sekaligus kami mengirimkan pesan bahwa tim ini akan bekerja sungguh-sungguh dan akan menuntaskan kasus mafia tanah yang terjadi di DKI Jakarta," tegasnya.

Tetapkan 15 Orang Tersangka

Penyidik Polda Metro Jaya kembali menetapkan seorang tersangka atas kasus dugaan penipuan jual-beli rumah yang menimpa Ibu dari mantan Juru Bicara Presiden era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal. Sehingga, total sudah ada sebanyak 15 orang.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, penetapan tersangka itu berdasarkan dari tiga laporan yang masing-masing berjumlah lima orang setiap laporan.

"Dari pengungkapan tiga laporan polisi ini ada 15 tersangka yang bisa ditangkap, masing-masing LP ada 5 tersangka. Jadi dari 3 LP ini totalnya adalah 15 tersangka," kata Fadil saat konpers di Polda Metro Jaya, Jumat (19/2). [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini