Polda Jatim Berikan Beasiswa untuk Anak Anggota Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Rabu, 7 Desember 2022 21:00 Reporter : Darmadi Sasongko
Polda Jatim Berikan Beasiswa untuk Anak Anggota Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan Penyerahan beasiswa kepada keluarga anggota polisi yang menjadi korban Tragedi Kanjuruhan. ©2022 Merdeka.com/Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menyerahkan beasiswa untuk dua orang anak dari anggota Polri yang turut menjadi korban Tragedi Kanjuruhan Malang. Beasiswa diberikan kepada Muhammad Arkhan Adyasta (9) dan Abrisam Multazam (3), anak dari Aipda Anumerta Andik Purwanto.

Beasiswa diserahkan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Budi Hermanto mewakili Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto. Nilai beasiswa yang diserahkan berkisar antara Rp50 hingga Rp80 juta per orang, tergantung tingkat pendidikan yang sedang ditempuh masing-masing.

"Kami mewakili Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto menyerahkan bantuan beasiswa kepada 2 orang anak dari korban insiden Kanjuruhan Almarhum Aipda Anumerta Andik Purwanto dan Brigadir Anumerta Fajar Yoyok," kata Budi kepada wartawan, Rabu (7/12).

Budi bersama rombongan PJU dan Bhayangkari Cabang Kota Malang Kota datang ke Polres Tulungagung pada Rabu (7/12). Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto mendampingi mereka.

2 dari 2 halaman

Beasiswa diserahkan kepada para anak korban dari Tragedi Kanjuruhan Malang dalam bentuk buku tabungan. Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan buku, uang pangkal sekolah serta seragam. Selain itu juga diserahkan rekening donasi untuk biaya kehidupan keluarga korban.

"Beasiswa diberikan kepada Ananda dari jenjang SD hingga lulus SMA. Namun apabila yang bersangkutan ingin mengembangkan kemampuannya seperti ingin masuk boarding school ke pondok pesantren juga dapat dikomunikasikan dan hal itu akan dibantu," imbuh Budi.

Polda Jatim juga menyerahkan bantuan dalam bentuk sepeda motor untuk istri dari mendiang Brigadir Anumerta Brigadir Yoyok Fajar. Sepeda motor tersebut diharapkan menjadi sarana pendukung dalam menjalankan usaha.

Diketahui, Brigadir Andik Purwanto dan Briptu Fajar Yoyok turut menjadi korban meninggal dunia dalam insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10). Briptu Fajar Yoyok merupakan anggota Polsek Dongko, Trenggalek dan Brigadir Andik Purwanto adalah personel Polsek Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur.

Polda Jatim melalui Polresta Malang Kota sebelumnya juga menyerahkan beasiswa kepada Alfiansyah, Rama dan Shinta. Mereka merupakan anak dari korban meninggal dunia dalam peristiwa 1 Oktober itu.

Polres Malang Raya, kata Budi, berkomitmen penuh untuk selalu memberikan bantuan baik dari segi pendampingan psikologis, pemeriksaan kesehatan secara berkala maupun pemberian beasiswa pendidikan bagi anak korban. [yan]

Baca juga:
Korban Tragedi Kanjuruhan Bawa 2 Saksi Kunci ke Bareskrim, Tagih Hasil Penyelidikan
Liga 1 Kembali Bergulir, Mahfud Pastikan Proses Hukum Tragedi Kanjuruhan Berlanjut
Polisi Tak Penuhi Petunjuk, Jaksa Kembalikan Lagi Berkas Tragedi Kanjuruhan
Hasil Autopsi Jenazah Kakak Adik Korban Tragedi Kanjuruhan Mencuat, Ada Bekas Pukulan
Penyebab Kematian Korban Tragedi Kanjuruhan Menurut Dokter Forensik
Keluarga Anggap Aneh Hasil Autopsi Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini