Polda Jabar Tidak Menyekat Wilayah Perbatasan dengan DKI Jakarta

Jumat, 18 September 2020 16:51 Reporter : Aksara Bebey
Polda Jabar Tidak Menyekat Wilayah Perbatasan dengan DKI Jakarta Razia Masker saat PSBB Total. ©2020 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) tidak akan melakukan penyekatan di wilayah yang berbatasan dengan DKI Jakarta. Sebagai gantinya, polisi bakal mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan hingga pembatasan aktivitas di kawasan potensial terjadi keramaian.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A. Chaniago mengatakan belum ada rencana penyekatan, khususnya di perbatasan DKI Jakarta yang sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Kepolisian hanya fokus pada peningkatan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan. Warga yang tidak mengenakan masker di tempat umum akan ditegur hingga diberikan masker.

Tindakan tegas akan dilakukan bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan dan melakukan perlawanan. Acuannya Pasal 212 KUHP, 216 KUHP, dan Pasal 218 KUHP.

"Apabila yang bersangkutan melakukan perbuatan yang sama, ini akan dilakukan tindakan tegas. Apabila yang bersangkutan melawan ke petugas hukum itu dikenakan UU berdasarkan KUHP tentang melawan kepada petugas," kata Erdi kepada wartawan, Jumat (18/9).

Terpisah, Pemerintah Kota Bandung memberlakukan kebijakan penutupan beberapa ruas jalan pada pukul 09.00-11.00 WIB, 14.00-16.00 WIB, dan 22.00-06.00 WIB. Ini diklaim sebagai upaya menurunkan eskalasi jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bandung.

Lima ruas jalan yang dimaksud yakni Jalan Asia Afrika-Jalan Tamblong, Persimpangan Otista dan Suniaraja, Jalan Purnawarman-Jalan Riau, Jalan Merdeka-Jalan Riau dan Jalan Merdeka-Jalan Aceh. Namun warga yang bekerja di kawasan itu masih bisa melakukan aktivitas dengan cara menunjukan kartu identitas kerja kepada petugas yang berjaga.

Bagi pengguna jalan lain, mereka dipastikan tidak bisa melintas di jam tersebut. Ini pun berlaku bagi pesepeda. Pemberlakuan aturan ini berlangsung selama dua pekan dengan opsi perpanjangan sesuai evaluasi.

"Tidak ada sepeda (di ruas jalan yang ditutup). Tujuannya kan menghindari kerumunan," kata dia.

Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya menyebut kebijakan itu tidak akan mengganggu arus lalu lintas secara signifikan. 400 personel gabungan bertugas secara bergiliran selama 24 jam.

Disinggung mengenai kawasan zona merah Kota Cimahi yang berbatasan dengan Kota Bandung, Ulung menyebut belum membuat pos khusus untuk membatasi mobilitas. Namun ia mengimbau kepada warga dan anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan.

"Masyarakat yang tak berkepentingan jangan keluar rumah, hindari berkerumun dulu. Protokol kesehatan harus tetap dilakukan secara disiplin," pungkasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PSBB Jakarta
  3. Jabar
  4. Bandung
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini