Polda DIY Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UGM

Rabu, 6 Februari 2019 16:39 Reporter : Purnomo Edi
Polda DIY Tetap Lanjutkan Penyidikan Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi UGM Ilustrasi Pemerkosaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus dugaan pemerkosaan terhadap mahasiswi UGM berinisial AN saat menjalani KKN di Pulau Seram dengan terduga pelaku HS berakhir dengan damai. Proses perdamaian ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan damai bermaterai antara keduanya dengan disaksikan Rektor UGM, Panut Mulyono pada Senin (4/2) yang lalu.

Menanggapi proses perdamaian ini, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo, mengatakan pihaknya mengapresiasi perdamaian antara kedua belah pihak. Hadi menerangkan, setelah terjadinya perdamaian, pihak Polda DIY akan tetap melanjutkan proses penyidikan terhadap kasus dugaan pemerkosaan tersebut.

"Perlu kami sampaikan bahwa kami selaku penyidik berterima kasih dengan adanya perdamaian tersebut. Namun, saya atau kita di Direktorat Kriminal Umum ini menyidik suatu perkara. Perkara atas dugaan tindak pidana pemerkosaan dan tindakan cabul. Ada pelapor, korban, dan terlapor," ujar Hadi di Mapolda DIY, Rabu (6/2).

Hadi memastikan bahwa proses penyidikan terhadap kasus itu akan terus berjalan. Dia tegaskannya, polisi tidak akan menghentikan penyidikan (SP3) terhadap kasus itu.

"Rangkaian penyidikan saya masih berjalan minggu lalu saya sampaikan kepada rekan-rekan. Saya dengan tegas belum SP3 karena penyidikan masih berjalan," urai Hadi.

Hadi menambahkan pihaknya akan terus melakukan penyidikan. Hal ini dilakukan untuk membuktikan apakah memang benar terjadi kasus pemerkosaan atau pelecehan seksual terhadap AN.

"Kalau mereka berdamai ya monggo bagus sekali kalau mereka berdamai. Tetapi saya akan tetap membuktikan perkosaan itu terjadi atau tidak. Itu tugas saya," tegas Hadi. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini