Polantas harusnya tilang pelanggar lalu lintas walau anak jenderal

Jumat, 8 April 2016 15:08 Reporter : Marselinus Gual
Polantas harusnya tilang pelanggar lalu lintas walau anak jenderal Ilustrasi Polisi Lalu Lintas. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Mabes Polri menilai tindakan Polantas Medan menyetop konvoi mobil Sonya Depari dan kawan-kawannya beberapa hari lalu sudah benar. Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Agus Rianto mengatakan, teguran anggotanya bermaksud baik yakni menghindari pelajar tersebut dari kecelakaan atau semacamnya.

Menurut Agus para siswi tersebut seharusnya mendapat tindakan sesuai prosedur yang berlaku.

"Seharusnya beri tindakan. Kalau langgar lalu-lintas ya tilang. Kan tindakan itu banyak macamnya, apakah teguran atau langsung tilang," kata Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/4).

Dia mengatakan setiap anggota lantas sudah mengetahui prosedur apa yang harus dilakukan jika ada masyarakat yang dinilai melanggar lalu lintas. Jika ada yang membawa nama-nama jenderal atau petinggi polisi hanya karena kenalan, dia mengimbau agar anggotanya segera mengecek.

"Harus cek apa benar dia ada hubungannya dengan jenderal atau siapa aja yang menjadi pimpinan," tegas dia.

Diketahui, seorang siswi SMA di Medan bersikap arogan saat mobil dikendarainya dihentikan Polantas, karena melanggar lalu lintas saat konvoi usai ujian nasional. Dia sempat mengancam polwan dan memakinya, bahkan mengaku sebagai anak dari Deputi Pemberantasan badan Narkotika Nasional Irjen Arman Depari.

"Oke Bu ya, aku nggak main-main ya Bu. Kutandai Ibu ya. Aku anak Arman Depari," ucapnya.

Saat dikonfirmasi, Arman membantah bahwa siswi tersebut adalah putrinya. "Tidak benar, saya tidak punya anak perempuan," kata Arman kepada merdeka.com, Rabu (6/4) malam.

Arman mengungkapkan, dia memiliki 3 anak dan semuanya berjenis kelamin laki-laki. "Anak saya semua laki-laki dan semua di Jakarta," ungkapnya. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini