Pocong keliling minta talinya dilepas bikin warga ngeri keluar malam

Senin, 25 April 2016 17:25 Reporter : Nur Aditya
Pocong keliling minta talinya dilepas bikin warga ngeri keluar malam Ilustrasi pocong. ©istimewa

Merdeka.com - Merebaknya isu pocong keliling di kelurahan Manggar Baru, Kecamatan Balikpapan Timur, Balikpapan, Kalimantan Timur, sepekan terakhir, bikin warga ketakutan keluar malam. Mereka khawatir pocong itu mengganggu kehidupan mereka.

Aktivitas warga di Kelurahan Manggar Baru, belakangan ini menjadi tidak seramai hari biasanya. Itu terlihat terutama di malam hari. Isu pocong keliling, memang bikin resah warga setempat. Kabar itu bahkan sampai hingga ke warga Kelurahan Manggar Lama, yang berbatasan langsung dengan Manggar Baru.

"Biasanya ramai di jam 8 malam sampai jam 10 malam. Tapi sekarang lebih banyak di dalam rumah, jadi khawatir. Jadi agak sepi daripada biasanya," kata salah seorang tokoh masyarakat Manggar Lama yang tinggal di RT 47, Andi Baso, kepada merdeka.com, Senin (25/4).

Isu pocong keliling sebenarnya merebak dari mulut ke mulut. Itu dimulai dari permukiman warga di RT 39 Manggar Baru. Warga setempat, beberapa di antaranya mengaku melihat pocong bahkan meminta tali kafannya dibuka.

"Iya, seperti itu yang beredar di tengah masyarakat saat ini. Pada dasarnya, tidak ada yang terganggu, atau dia (pocong) mengganggu. Jadi itu memang juga yang menurut warga buat resah mereka," terang Andi Baso.

Namun demikian, menurut Andi Baso, masih banyak warga di Manggar Baru tidak terpengaruh dengan kabar itu. Mereka tetap berani beraktivitas seperti biasa.

"Lumayan banyak juga laki-laki yang tidak takut, tidak terpengaruh kabar pocong gentayangan itu. Yang melihat adanya pocong itu kan di RT 39 saja. Di RT sekitarnya, tidak melihat," ungkap Andi.

Diketahui, sepekan terakhir isu pocong gentayangan di malam hari, merebak di tengah warga di RT 02, RT 32 dan RT 39. Warga mengkhawatirkan pocong yang gentayangan itu, lantaran meminta tali ikat pocongnya dilepas.

Sabtu (23/4) lalu, tokoh masyarakat bersama dengan Babinkamtibmas, mendatangi salah seorang keluarga, yang diduga saat memakamkan anggota keluarganya, tidak melepas ikat tali kain kafan. Ditelusuri, keluarga itu membenarkan, salah seorang anggota keluarga mereka, yang disebut Pak Lambat, meninggal sepekan lalu, tanpa melepas tali ikat pocong. [ang]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini