PKS sebut kasus Novel dan Hermansyah jadi catatan kelam penegakan hukum

Jumat, 29 Desember 2017 12:28 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
PKS sebut kasus Novel dan Hermansyah jadi catatan kelam penegakan hukum Hidayat Nur Wahid. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) menilai ada dua kasus besar yang menjadi catatan buruk untuk proses penegakan hukum di Indonesia. Pertama, belum tuntasnya kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan dan penganiayaan terhadap Hermansyah, pakar IT dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid, mengatakan dua peristiwa itu banyak kejanggalan.

"Jadi menurut saya, kedua peristiwa ini peristiwa yang menjadi catatan kelam dalam hal pengayoman terhadap warga bangsa dan dalam hal komitmen penegakan hukum yang seadil-adilnya," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/12).

Hidayat menilai, kasus Novel janggal karena polisi terkesan lamban mengungkap dalang di balik teror tersebut. Padahal, di Jakarta terdapat banyak CCTV yang dapat mempermudah pengungkapan pelaku teror terhadap Novel.

"Dalam tanda kutip relatif sangat, saya sampaikan bahwa kalau polisi bisa mengejar teroris sampe ke kampung-kampung jauh, Sulawesi nan jauh, sampai di Ambon nun jauh, masa sih yang di Jakarta yang ada CCTV-nya enggak keambil, termasuk yang ahli IT itu masa sih enggak bisa," tegasnya.

Untuk kasus Hermansyah, dia menyayangkan para pelaku penganiayaan tidak diproses hukum secara jelas dan adil oleh pihak Kepolisian.

"Seorang ahli IT kemudian dilakukan tindakan sangat mengerikan, dikeroyok dibacok sampai hampir saja meninggal dan kemudian tidak jelas walaupun ditangkep yang bacok-bacoknya, tapi hukumnya kan tidak jelas," ujarnya.

Wakil Ketua MPR ini menganggap dua kasus tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi penegak hukum di Indonesia. Pihak Kepolisian juga diingatkan untuk segera mengusut tuntas aktor penyerangan Novel dan memberikan hukuman berat bagi pelaku penganiayaan Hermansyah.

"Tetap saja diingatkan kepada penegak hukum kepolisian dan sebagainya untuk lebih serius lagi untuk sesegera mungkin menangkap dan mengajukan ke pengadilan untuk dihukum sekeras-kerasnya ke mereka yg melakukan kejahatan terhadap Pak Novel Baswedan dan terhadap ahli IT dari ITB itu," jelas Hidayat. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini