PKS lebih untung berada di luar koalisi

Rabu, 4 April 2012 08:54 Reporter : Ramadhian Fadillah
PKS lebih untung berada di luar koalisi

Merdeka.com - Gabungan partai pendukung pemerintah mendepak Partai Keadilan Sejahtera dari koalisi. Hal ini dinilai justru merupakan keuntungan buat PKS.

"PKS lebih untung. Dengan begini, dia bisa mengkritik kebijakan pemerintah yang tidak sesuai, tanpa takut lagi," ujar pengamat politik UI Iberamsjah kepada merdeka.com, Rabu (4/3).

Selain itu, PKS juga bisa lebih mengkoordinasikan kader-kadernya. Iberamsjah menilai PKS mempunyai kelebihan dibanding partai-partai lain, kader PKS lebih solid dibanding kader partai lain.

"Ini bisa jadi modal yang bagus untuk Pemilu 2014. Dibanding Demokrat yang mau karam dan Golkar yang oportunis, PKS bisa lebih berpeluang," jelas profesor bidang politik ini.

Menurutnya, PKS juga lebih baik berjalan sebagai partai independen. PKS tidak perlu masuk barisan oposisi bersama PDIP dan Gerindra.

"Untuk apa? tidak begitu signifikan. Lebih baik independen saja. Itu jauh lebih bagus," tutupnya.

Seluruh anggota partai politik yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) menyatakan PKS sudah tidak berada di koalisi lagi. PKS pun resmi keluar dari koalisi pemerintah.

"Sekarang ini ada lima sekarang. Yang bersama-sama dengan pemerintah hanya ada lima," ujar Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarief Hasan di Puri Cikeas, Selasa (3/4) malam.

Rapat setgab yang dilakukan malam tadi kembali membahas isi kontrak koalisi. Di antaranya pasal penguatan terhadap partai pendukung pemerintah untuk melaksanakan kebijakan pemerintah. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Koalisi
  2. PKS Didepak
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini