PKS: Kekuatan Pemuda Ada Pada Aksi dan Kolaborasi

Selasa, 29 Oktober 2019 13:04 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
PKS: Kekuatan Pemuda Ada Pada Aksi dan Kolaborasi Jazuli Juwaini. ©2018 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Hari Sumpah Pemuda ke-91 diperingati pada Senin (28/10) kemarin. Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan kekuatan pemuda terletak pada aksi dan kolaborasinya dalam memajukan bangsa.

Untuk itu, dia mendorong pemuda Indonesia untuk terus melakukan berbagai aksi dan kolaborasi dalam karya untuk bangsa dan negara.

"Kekuatan pemuda itu pada aksi dan kolaborasinya. Baik aksi kepedulian maupun aksi yang berwujud karya dan prestasi. Banyak sekali terobosan yang dilakukan anak-anak muda bangsa terutama di era revolusi Industri 4.0. Hebatnya mereka tidak sendiri dalam membangun inovasi tapi aktif menggalang kolaborasi," kata Jazuli melalui siaran persnya, Selasa (29/10).

Selain itu, menurutnya, sumpah pemuda menjadi sarana dalam menyatukan seluruh pemuda Nusantara untuk bersama menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Bangsa Indonesia hari ini memperingati hari yang bersejarah bagi kebangkitan dan pergerakan seluruh pemuda di Nusantara yakni Hari Sumpah Pemuda. Hari yang menjadi tonggak bagi pemuda Indonesia, untuk bisa kembali melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa dan mengisi kemerdekaan di dalamnya dengan mengambil peran sesuai keahlian masing-masing," ujarnya.

Jazuli menuturkan, sebagai bentuk komitmen PKS dalam menghadirkan kepemimpin di kalangan pemuda, terbukti tujuh persen dari total seluruh anggota Parlemen PKS berusia di bawah 30 Tahun.

"Keberadaan mereka bukan sebagai pelengkap, namun satu bagian yang tidak terpisahkan dalam ikhtiar perjuangan Parlemen Fraksi PKS. Mereka hadir bukan karena sebatas keturunan siapa dan darimana asalnya, namun berdasarkan kompetensi dan kapabilitas dalam merit system yang teruji" tegasnya.

Tak hanya itu, dia menilai jika pemuda bersatu maka konflik-konflik di Indonesia seperti di Papua tidak akan pernah terjadi.

"Jika kita bersatu saya yakin bahwa peristiwa di Papua tidak akan pernah terjadi, karena semua kompak dalam menjaga persatuan, serta tidak mudah dipecah belah apalagi dihasut yang nantinya akan merugikan bangsa kita," tuturnya. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. PKS
  2. Sumpah Pemuda
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini