PKS: Artis disebut dipanggil, masa Pak Boediono enggak dipanggil

Jumat, 7 Maret 2014 16:30 Reporter : Muhammad Sholeh
PKS: Artis disebut dipanggil, masa Pak Boediono enggak dipanggil kantor baru wapres. setwapres

Merdeka.com - Nama Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono disebut sebanyak 65 kali dalam dakwaan Budi Mulya dalam kasus Bank Century. Setiap Warga Negara Indonesia (WNI) tentu memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

Wakil Ketua Komisi III DPR Al Muzzammil Yusuf mengatakan, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi tidak perlu ragu memanggil Boediono yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden. Seorang artis, ketika diminta menjadi saksi dalam persidangan pun wajib datang, apalagi Boediono .

"Kalau Boediono disebut, artis disebut dipanggil, masa Pak Boediono enggak dipanggil," tegas Muzzammil kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/3).

Ketua DPP PKS itu menegaskan, semua orang memiliki persamaan di depan hukum. Muzzammil meminta KPK agar tidak hanya berani terhadap orang-orang yang tidak memiliki jabatan.

"Persamaan manusia di hadapan hukum. KPK dimunculkan sebagai superbody harus berani kepada siapa saja, tidak kroco-kroco," tegas Muzzammil.

Seperti diketahui, jaksa penuntut umum (JPU) pengadilan Tipikor mengungkapkan, berdasarkan azas equality before the law, adalah kewajiban menghadirkan saksi-saksi dalam sidang. Dengan demikian, JPU berpeluang menghadirkan Boediono dalam kasus dugaan korupsi terkait pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Wapres Boediono
  2. Kasus Century
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini