Pisah Ranjang dengan Istri, Ayah di Trenggalek Tega Perkosa Dua Anak Kandung

Jumat, 24 Januari 2020 11:24 Reporter : Nur Habibie
Pisah Ranjang dengan Istri, Ayah di Trenggalek Tega Perkosa Dua Anak Kandung Muhtar cabuli dua anak kandungnya. ©2020 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Seorang ayah bernama Muhtar (55) di Trenggalek, Jawa Timur tega memperkosa dua anak kandungnya. Bahkan, aksi bejat pelaku kepada dua putrinya itu sudah dilakukan sebanyak 3 kali sejak tahun 2017 lalu. Dan diulangi pada 2018.

"Yang pertama terjadi pada April tahun 2017, kedua dilakukan pada Oktober 2018 di rumah Suratin yang ketiga dilakukan di ruang tamu, di rumah Suratin, Trenggalek," kata Kapolres Trenggalek AKBP Jean Calvijn Simanjuntak dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (24/1).

Dia menjelaskan, pelaku nekat mencabuli dua anak kandungnya Bunga dan Mawar (nama samaran) lantaran hubungan dengan istri keduanya, Ismiyah tidak harmonis.

"Tersangka melakukan persetubuhan terhadap anaknya tersebut karena kondisi keluarga dengan istri keduanya yang bernama Ismiyah tidak harmonis. Hingga pisah ranjang dan tersangka tidak bisa memenuhi hasrat seksualnya sehingga tidak bisa mengontrol hawa nafsunya," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Calvijn mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap lingkungan di keluarga atau lingkungan rumah tinggal. Pihaknya tidak akan segan-segan menangkap pelaku kejahatan di Trenggalek.

"Polres Trenggalek tidak akan mentolelir semua bentuk kejahatan yang meresahkan warga masyarakat Trenggalek akan dilakukan Proses hukum hingga tuntas dan warga merasa aman dan nyaman," tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 76 D Jo. Pasal 81 ayat (2) UURI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan perppu UURI Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UURI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dan/atau pasal 290 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana minimal 5 tahun paling lama 15 tahun penjara.

"Barang bukti yang diamankan hasil Vissum et Repertum korban tanggal 11 Maret 2019 di RSUD dr. Soedomo Trenggalek dan satu lembar salinan Kartu Keluarga dengan nama kepala keluarga Muhtar," pungkasnya. [ray]

Baca juga:
Ngaku Bisa Ambil Harta Karun, Ulama Gadungan Cabuli Janda & Gadis di Pandeglang
Balita di Tasikmalaya Diduga Menjadi Korban Pencabulan Kerabat
AMDI Harap Korban Pemerkosaan di Toba Samosir Dapat Perlindungan & Pendampingan
Kakek Perkosa Siswi SMP di Sumenep hingga Hamil

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini