Pimpinan DPR: Terbukti pakai narkoba, Ivan Haz akan dipecat dari DPR

Kamis, 25 Februari 2016 11:47 Reporter : Muhammad Sholeh
Pimpinan DPR: Terbukti pakai narkoba, Ivan Haz akan dipecat dari DPR Agus Hermanto. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menyatakan, penegakan hukum terhadap mereka yang terlibat narkoba harus tegas dilakukan. Termasuk terhadap anak mantan wakil presiden Hamzah Haz, Fanny Safriansyah (Ivan Haz) yang diduga terlibat kasus narkoba.

"Kita pada saat tegakkan hukum tak boleh tebang pilih. Siapa pun yang lakukan dan terbukti harus ditindak," kata Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (25/2).

Politikus Demokrat ini melanjutkan, Ivan bisa dipecat dari keanggotaannya dari DPR jika telah tebukti melanggar dan menggunakan narkoba. Kata Agus, selain kepolisian, Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga akan ikut mengambil sikap terkait anggota dewan yang terlibat narkoba.

"Selain Ivan Haz akan hadapi tindakan penuntutan hukum, MKD juga pasti akan berproses. Dimana salah satu anggotanya jika terbukti benar maka akan dipecat dari DPR," tegasnya.

Menurut dia, undang-undang narkoba sudah memberikan aturan jelas mengenai hukuman berat kepada pengguna narkoba. Dan aturan tersebut tentu harus dilaksanakan.

"Jauhi narkoba. Selain rusak diri sendiri juga rusak bangsa. Siapapun yang terlibat narkoba seluruh hidupnya akan habis. Apalagi anggota dewan, sudah dipecat, dan hidup kemana juga akan jadi sulit," tandasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyebut sejumlah anggota TNI terjaring razia narkoba. Mereka ditangkap bersama anggota polisi, anggota DPR dan masyarakat sipil di Perumahan Kostrad, Jalan Darma Putra 3 Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu 21 Februari.

"Panglima TNI bilang ada 19 (personel) TNI, lima Polri, sembilan anggota DPR dan sipil," kata Badrodin dalam keterangan pers di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Mereka sedang menjalani tes urin dan penyelidikan lebih lanjut. Badrodin tidak mentolerir anggotanya yang terbukti terlibat narkoba. Mereka akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Harus ditindak tegas, kalau pengguna nanti dinilai kemudian diberi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini