Pilot ditangkap saat nyabu, penerbangan Lion Air Kupang-Surabaya sempat delay

Rabu, 6 Desember 2017 16:38 Reporter : Ananias Petrus
Pilot ditangkap saat nyabu, penerbangan Lion Air Kupang-Surabaya sempat delay Pilot Lion Air berinisial MS ditangkap saat nyabu. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Usai tertangkapnya pilot Lion Air berinisial MS, suasana terminal kedatangan maupun keberangkatan di Bandar Udara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, terlihat normal sejak Selasa hingga Rabu (6/12) hari ini.

Plh General Manager Angkasa Pura I Bandara El Tari Kupang, Iwan Novi mengatakan, pihaknya selalu memeriksa atau melakukan tes narkoba terhadap awak kabin dan pilot seluruh maskapai, sebelum terbang.

"Sistem pengawasan di areal X-Ray bandara pun selalu diperketat. Pilot yang ditangkap memakai narkoba di luar jam kerja sehingga tidak mengganggu aktivitas penerbangan sama sekali," katanya.

Iwan menambahkan, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 924 yang sebelumnya akan dipiloti MS sempat delay beberapa saat menunggu pilot pengganti dari Jakarta. JT 924 melayani rute Kupang-Surabaya dan Jakarta.

"Kalau penundaan tidak jadi hanya terjadi delay, kemarin itu menunggu kru yang datang dari Jakarta. Jadi kemarin pesawat Batik itu datang, pilot pengganti langsung terbang dengan tujuan Kupang Surabaya Jakarta," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, MS digerebek aparat Reserse Narkoba Polres Kupang Kota. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket sabu sisa pemakaian. MS pun dinyatakan positif narkoba. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Pilot Narkoba
  2. Pilot Lion Air
  3. Kupang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini