KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Pilkades di Tangerang ricuh, massa rusak kantor kelurahan

Senin, 1 Juli 2013 20:25 Reporter : Mitra Ramadhan
Ilustrasi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kericuhan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) kembali terjadi di Kabupaten Tangerang. Setelah sebelumnya pecah di Kecamatan Sepatan, kali ini di Kecamatan Legok, tepatnya di Desa Cirarab.

Kericuhan dipicu, karena sejumlah warga yang diduga pendukung calon Kades Dona Ramdhan tidak terima hasil penghitungan suara Pilkades. Para pendukung yang kalah, menduga adanya kecurangan dalam Pilkades.

"Ada pemilih siluman dari enam orang hanya tertangkap dua. Dari Desa Malang Nengah dan Kemuning. Money politics, juga dilakukan incumbent Imas Rayu Latifa," kata salah satu pendukung Dona Ramdhan, Yuli Priono, Tangerang, Senin (1/7).

Ratusan massa itu merusak kantor kelurahan, dan mencoret dinding kantor Kepala Desa Cirarab. Bahkan, massa memblokir Jalan Raya Parung Panjang yang menghubungkan Kabupaten Tangerang dengan Kabupaten Bogor, sehingga mengalami kemacetan dari kedua arah.

Ya, meski pemilihan dan pemungutan suara kepala desa telah usai kemarin. Namun ratusan pendukung Dona Ramdhan calon kades yang tersisih masih tak terima. Tak hanya merusak kaca dan mencoret coret dinding dengan cat semprot, massa pendukung Dona Ramdhan juga menggembok pintu gerbang dengan rantai dan gembok. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Tangerang
  2. Pilkades

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.