Pidato 'Visi Indonesia' Jokowi Sempat Jadi Trending Topic

Senin, 15 Juli 2019 14:53 Reporter : Ya'cob Billiocta
Pidato 'Visi Indonesia' Jokowi Sempat Jadi Trending Topic Jokowi-Maruf Sampaikan Pidato Visi Indonesia. ©2019 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Pidato Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) di depan relawan, simpatisan, dan kader partai pendukung dalam acara Visi Indonesia jadi pembicaraan di sosial media. Para warganet di Indonesia ramai-ramai memuji penampilan Mantan Gubernur DKI ini.

Banyaknya dukungan dan pujian terhadap pidato Jokowi menjadikan tagar #VisiIndonesia sempat memuncaki trending topic di Indonesia.

Pakar komunikasi dari Lembaga Pemantauan Media Sosial PoliticaWave, Sony Subrata menilai pidato Jokowi yang berapi-api ini menunjukkan bahwa Jokowi dengan tegas menolak dan akan menghilangkan semua penghalang yang mengganggu pembangunan Indonesia.

"Sampai jam 23.15 WIB, Trending Topic Indonesia teratas adalah #VisiIndonesia dengan jumlah 14.400 percakapan di Twitter. Mengalahkan semua percakapan lain," kata Sony kepada wartawan, Senin (15/7).

Sony menambahkan, respons positif warganet Indonesia terhadap pidato politik Jokowi yang berapi-api juga menunjukkan bahwa kinerja pemerintah berhasil menjangkau semua lapisan masyarakat.

"Warganet Indonesia berharap agar Indonesia menjadi negara yang maju dan bersaing di dunia internasional," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi menyampaikan pidato dalam acara Visi Indonesia di Sentul International Convention Center, Sentul, Jawa Barat, Minggu (14/7).

Dengan didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi serta Wakil Presiden terpilih KH Ma'ruf Amin dan Istri, Jokowi membeberkan lima hal untuk membawa Indonesia maju dan sejahtera.

Dalam pidato politiknya yang berlangsung sekitar 30 menit, Jokowi menyinggung pentingnya toleransi dan keberagaman di Indonesia. Mantan Wali Kota Solo ini dengan tegas menekankan bahwa tidak ada toleransi bagi mereka yang berupaya mengganggu Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.

"Kita ini memiliki norma agama, etika, dan tata krama ketimuran. Kita punya budaya yang luhur. Kita harus ingat ini, Pancasila adalah rumah bersama sebagai saudara se-bangsa dan se-Tanah Air. Tidak ada toleransi sedikitpun bagi yang mengganggu Pancasila," ujar Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan meriah para pendukungnya.

Selain itu Jokowi juga mengingatkan bahwa dia akan mempermudah perizinan bagi para investor. Ia pun menambahkan bahkan jika ada yang menghambat investor akan dicopot dari jabatannya.

"Kita harus mengundang investasi yang seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan. Jangan ada yang alergi terhadap investasi. Dengan cara inilah lapangan pekerjaan akan terbuka sebesar-besarnya. Oleh sebab itu, yang menghambat investasi, semuanya harus dipangkas, baik perizinan yang lambat, berbelit-belit, apalagi ada punglinya. Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya hajar kalau diperlukan," tegas Jokowi. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini