Petugas KPK Sambangi Rumah Mantan Bupati Gresik di Surabaya

Kamis, 8 April 2021 18:26 Reporter : Erwin Yohanes
Petugas KPK Sambangi Rumah Mantan Bupati Gresik di Surabaya KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Dua orang yang mengaku sebagai petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi rumah mantan Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, di Perumahan Mulia Residence Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (8/4). Kedatangan keduanya diduga terkait penyelidikan yang tengah dilakukan lembaga antirasuah di Gresik.

Kedatangan dua anggota KPK ini dibenarkan salah seorang penjaga rumahnya yang mengaku bernama Angga. Menurut dia, ada dua orang yang memperkenalkan diri sebagai petugas KPK sekitar pukul 10.00 WIB.

"Ada dua orang mengenalkan diri sebagai petugas KPK. Pakai baju batik biasa. Belum tahu terkait apa," katanya.

Angga bercerita, kedua petugas itu sempat masuk ke dalam rumah. Mereka juga sempat menemui salah seorang anak Sambari, kurang lebih selama satu jam. Meski demikian, dia mengaku tak mengetahui apa yang mereka bicarakan.

"Satu jam saja. Saya hanya di luar," ujarnya.

Sepengetahuan Angga, kluarga Sambari baru tinggal selama 2 bulan di perumahan itu. Sambari diketahui dalam masa pengobatan setelah terpapar Covid-19 dan terkena serangan stroke.

"Bapak masih istirahat penuh belum bisa diajak omong, pake ventilator juga. Kaki kiri tangan kiri (stroke)," tambahnya.

Sebelumnya, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri tak memungkiri adanya kegiatan yang dilakukan tim lembaga antirasuah di Gresik. Menurut dia, salah satu kegiatan yang dilakukan tim yakni meminta keterangan terhadap beberapa pihak di sana.

"Berdasarkan informasi yang kami terima, benar beberapa hari ini ada kegiatan KPK berupa permintaan keterangan sejumlah pihak oleh penyelidik KPK di wilayah Jawa Timur," ujar Ali dalam keterangannya, Rabu (7/4).

Namun Ali masih enggan membeberkan lebih jauh kegiatan yang dilakukan tim penyelidik di Gresik, Jawa Timur. Ali juga belum bersedia membeberkan detail konstruksi kasus lantaran masih tahap penyelidikan.

"Karena masih tahap penyelidikan, maka kami tidak bisa sampaikan informasi lebih jauh kegiatan dimaksud," ucap dia.

Ali memastikan pihaknya akan menyampaikan hasil penggeledahan dan permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak kepada publik sebagai bentuk keterbukaan informasi.

"Perkembangan hasil kegiatan tersebut akan kami sampaikan lebih lanjut," kata Ali. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini