Petasan Meledak di dalam Rumah, Anak Tewas dan Ibu Terluka

Jumat, 16 April 2021 21:32 Reporter : Erwin Yohanes
Petasan Meledak di dalam Rumah, Anak Tewas dan Ibu Terluka Petasan Meledak di Dalam Rumah. ©2021 Merdeka.com/Erwin Yohannes

Merdeka.com - Gegara petasan meledak di dalam rumah, ibu dan anak di Jombang, Jawa Timur harus berpisah dalam nuansa ramadan ini. Pasalnya, sang anak nyawanya melayang sedangkan sang ibu kini terbaring di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Kejadian ini terjadi di Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang. Ledakan, diduga kuat bersumber dari bahan petasan yang sedang diracik di dalam rumah tersebut.

Hal itu diperkuat dengan sejumlah barang bukti berupa bubuk petasan, satu buah travo, satu buah kaleng sisa belerang, abu bekas belerang yang sudah terbakar, cat yang digunakan untuk pavel petasan, serta serbuk untuk pavel petasan.

"Sepertinya penyebabnya dari itu (bahan petasan). Tapi kami masih belum bisa menyimpulkan, karena sekarang tim inafis Polres Jombang sedang bekerja melakukan penyelidikan," kata Kapolsek Kabuh, AKP Rudi Darmawan dihubungi, Jumat, (16/4).

Ia menyebut, ledakan itu mengakibatkan dua orang yang ada di dalam rumah tersebut yakni Joko Slamet dan Sainten menjadi korban. Pasangan ibu dan anak itu awalnya mengalami luka berat. Setelah mendapatkan perawatan, sang anak akhirnya meninggal dunia.

"Kedua korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke RSUD Jombang. Namun, korban Joko meninggal dunia dalam perawatan di rumah sakit," jelas Rudi.

Rudi menerangkan, peristiwa itu terjadi di rumah Sukijan (61), pada Kamis malam (15/4). Saat kejadian, warga sekitar sedang menunaikan ibadah salat tarawih di masjid setempat. Pada rakaat kedua, jemaah tarawih tiba-tiba mendengar suara ledakan cukup keras. Penasaran dengan suara ledakan tersebut, warga keluar masjid untuk mencari sumber ledakan.

"Sejumlah jemaah salat tarawih yang mendengar suara ledakan keluar masjid untuk mencari sumber ledakan. Ternyata, ledakan itu dari rumah Sukijan," terangnya.

Kemudian warga berusaha masuk ke dalam rumah Sukijan yang lampunya sudah padam dan di dalam rumah ada api kecil bekas ledakan. Setelah dicek, warga mendapati Joko Slamet dan Sainten tergeletak tidak jauh dari sumber ledakan.

Seketika itu, warga berusaha untuk menolong korban yang menderita luka bakar. Keduanya dibawa ke puskesmas setempat yang selanjutnya dirujuk ke RSUD Jombang. Nahasnya, nyawa Joko tak terselamatkan setelah beberapa jam menjalani perawatan.

"Ledakan ini juga mengakibatkan rumah korban bagian dapur hancur berantakan namun atapnya masih utuh," tutup Rudi. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Petasan
  3. Jombang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini