Petani di Rokan Hilir Tewas Tersambar Petir saat Memanen Padi

Rabu, 9 Oktober 2019 13:01 Reporter : Abdullah Sani
Petani di Rokan Hilir Tewas Tersambar Petir saat Memanen Padi Ilustrasi tersambar petir. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua petani disambar petir saat sedang bekerja memanen padi di kebunnya sekitar pukul 18.05 WIB. Satu orang meninggal dunia bernama Supriadi di lokasi kejadian dan satu lagi Kahar, mengalami luka melepuh di badannya.

Peristiwa itu terjadi di Gang Parit Kibus, Kepenghuluan (Desa) Teluk Pulau Hilir Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Riau.

"Kejadian tersebut ketika kedua korban telah selesai memanen padi di ladang milik Supriadi dan sedang beristirahat di pondok," ujar Kapolres Rokan Hilir AKBP Muhammad Mustofa kepada merdeka.com, Rabu (9/10).

Tak lama kemudian, datang angin kencang disertai petir. Air hujan pun turun dengan derasnya. Kedua petani itu memilih bertahan di dalam pondok untuk berlindung dari hujan. Tiba-tiba keduanya langsung disambar petir lalu terpental.

"Satu orang meninggal dunia, satu lainnya mengalami luka melepuh di punggung dan tangan kanan," kata Mustofa.

Warga sekitar lokasi langsung mendatangi pondok tersebut. Korban Supriadi dibawa ke Polindes Bidan Samsuri Hawana sedangkan Kahar dibawa dan dirawat di Puskesmas Rimba Melintang pada Senin (7/10) pukul 18.30 WIB.

"Terhadap korban Supriadi sudah diantar ke rumah duka untuk dimakamkan. Kahar masih dirawat di Puskesmas," pungkas dia. [gil]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini