Petani di Labuhan Batu Utara Diterkam Buaya di Hadapan Anak dan Istri

Senin, 27 Juli 2020 09:21 Reporter : Yan Muhardiansyah
Petani di Labuhan Batu Utara Diterkam Buaya di Hadapan Anak dan Istri ilustrasi buaya. pixabay.com ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang petani di Kualuh Selatan, Labuhan Batu Utara (Labura), Sumut, hilang setelah diterkam buaya, Minggu (26/7) siang. Tim SAR gabungan masih mencari korban.

Berdasarkan informasi dihimpun, korban diketahui bernama Ponidi (47), warga Kualuh Selatan, Labuhan Batu Utara. Dia diterkam buaya di aliran Parit Cina yang terhubung ke Sungai Simangalam.

"Saat kejadian korban yang merupakan warga sekitar berniat pergi ke kebun sawitnya bersama istri dan seorang anaknya sekitar pukul 11.00 Wib," kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, Senin (27/7).

Satu keluarga ini naik sampan melalui Parit Cina untuk menuju kebun sawitnya. Saat tiba di lokasi, Ponidi turun dan menambatkan perahu, tiba-tiba buaya menerkamnya. Dia ditenggelamkan. "Sesaat kemudian Ponidi tidak terlihat lagi dan hilang," jelas Sariman.

Istri dan anak Ponidi langsung melaporkan kejadian itu kepada warga dan aparat setempat. Informasi itu pun diteruskan ke Pos SAR Tanjung Balai sekitar pukul 17.30 Wib. "Personel sudah tiba di Labura dan berkoordinasi dengan BPBD Labura dan pihak kecamatan, namun berhubung sudah malam hari maka diputuskan pelaksanaan operasi SAR dilakukan pagi ini," kata Koordinator Pos SAR Tanjung Balai Sukro Adi. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini