Petaka di SDN Gentong Pasuruan, Atap Ambruk Timpa Murid & Guru Hingga Tewas

Kamis, 7 November 2019 11:33 Reporter : Merdeka
Petaka di SDN Gentong Pasuruan, Atap Ambruk Timpa Murid & Guru Hingga Tewas atap bangunan SDN Gentong Kota Pasuruan ambruk tewaskan dua orang. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Pagi itu, aktivitas belajar-mengajar di SDN Gentong Kota Pasuruan, Jalan Kyai Sepuh 49 Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan, Selasa (5/11) berjalan normal. Siswa kelas 2 sedang berada di dalam ruangan mendengarkan guru menyampaikan materi pelajaran. Sementara siswa kelas 5 mengikuti olahraga di lapangan.

"Namun ada siswa yang sakit tidak ikut olahraga dan seorang guru di kelas VA," kata Kabag Humas Polresta Pasuruan AKP Edy Purwanto, dalam keterangan Kamis (7/11).

Tiba-tiba, bruk! Terdengar suara reruntuhan sekira pukul 08.15 Wib. Bunyi itu berasal dari kelas II A, II B, V B, dan V A. Atap keempat ruang ambruk.

Atap menimpa Guru Pengajar, Sevina Arsy Putri Wijaya dan Siswa kelas II B, Irza Almira hingga menyebabkan keduanya tewas. Selain itu, 11 orang terluka akibat insiden tersebut.

"Dua korban meninggal dunia," ujar dia.

Edy mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan kasus tersebut. "Dugaan awal kontruksi atap bangunan tidak sesuai dengan spek," ucap dia.

Hingga kini, empat orang telah dimintai keterangan. Mereka yang dijadikan saksi pihak kontraktor, pihak sekolah dan pihak rumah sakit.

"Ada empat yang sudah diperiksa sebagai saksi," tutup dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera mengatakan ambruknya atap karena tak lagi kuat menahan beban.

Diduga atap penahan dari galvalum, tidak kuat menahan beban," tutur Barung

Mendikbud Kirim Tim Investigasi

Mendikbud Nadiem Makarim menyampaikan bela sungkawa atas peristiwa ambruknya atap Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentong, Gadingrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur.

"Pertama saya ucapkan untuk SD yang di Pasuruan itu saya ucapkan bela sungkawa kepada keluarga korbannya. Saya sudah mengirim tim dari inspektorat jenderal untuk pergi ke sana dan menginvestigasi," kata Nadiem di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (6/11).

Reporter: Ady Anugrahadi [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini