Pesan Terakhir Mendiang Ricky Yakobi: Kalau Mau Maju, Kita Harus Berpacu

Sabtu, 21 November 2020 18:46 Reporter : Nur Habibie
Pesan Terakhir Mendiang Ricky Yakobi: Kalau Mau Maju, Kita Harus Berpacu Ricky Yacobi. Antara

Merdeka.com - Ricky Yakobi, seorang pemain legenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia telah tutup usai saat bermain sepakbola di lapangan Senayan, Jakarta, Sabtu (21/11) pagi. Ia dikabarkan meninggal karena terkena serangan jantung usai mencetak gol ke sudut gawang lawan.

Saat itu, Ricky menggunakan kostum dengan nomor ciri khas yang selalu dipakainya yakni '9'. Ternyata, meninggalnya Ricky telah meninggalkan kesan serta pesan bagi kawan-kawannya, salah satunya yaitu Kirti Naden.

Menurutnya, pemain yang pernah bermain di Jepang tersebut dinilainya juga sebagai seorang motivator untuk para juniornya Ricky Yakobi.

"Dia itu salah satu pemain legenda Indonesia lah, yang pernah dikontrak di Jepang kan. Dia orangnya enak bergaulnya sehari-hari, enak sih orangnya," kata Kirti saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (21/11).

"Dalam pergaulannya bagus orangnya, paling mengingatkan untuk memotivasi tim-tim juniornya, itu dia motivasi kita-kita, toh kami juniornya, dia selalu memotivasi kita sebagai motivator lah buat kita," sambungnya.

Tak hanya asyik dalam bergaul saja, ternyata Ricky dimata Kirti juga merupakan orang yang suka bercanda atau menghibur orang lain.

"Saya sama dia itu, ya karena kita teman, sering. Pak Ricky ini orangnya deman bercanda orangnya, serius orangnya, tapi becanda, tapi serius orangnya," ujarnya.

Sebagai seorang teman dan juga senior untuk Kirti, ia akan selalu mengingat pesan yang telah diberikan oleh almarhum semasa hidupnya.

"Kalau dia selalu ingatkan, kalau kita mau maju itu ya kita harus berpaculah. Kita berpacu sendiri gitu, kita harus punya tekad untuk maju gitu. Kalau kita punya tekad maju gitu, pasti kita akan pasti berhasil, harus punya mimpi katanya," tutupnya.

Meninggal Karena Jantung

Kirty Naden, salah satu rekan saat bermain bola saat itu mengatakan, jika Ricky meninggal dikarenakan terkena serangan jantung.

"(Meninggal) karena jantung ya," kata Kirti saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (21/11).

Untuk jenazah almarhum Ricky Yakobi, rencananya akan dimakamin sore ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan.

"Sudah di rumah duka (jenazah), di Jalak Tiga Bintaro, Komplek DPR. (Dimakamkan) hari ini habis Ashar di Tanah Kusir, udah semua kumpul (keluarga dan sahabat)," ujarnya.

Sebelumnya, Legenda tim nasional (timnas) Indonesia Ricky Yakobi meninggal dunia saat bermain sepak bola di lapangan Senayan, Jakarta, Sabtu (21/11) pagi. Kabar duka ini dibenarkan Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto melalui pesan berantai WhatsApp.

"Innalilahi wainnailahi rojiun, telah meninggal dunia sahabat dan pemain Nasional kita bang Ricki Yacobi di RS Mintoharjo. Semoga Almarhum meninggal dalam keadaan Husnul Khatimah. Alfatihah."

Dari foto yang beredar, Ricky yang bermain bersama pemain sesama asal Medan tiba-tiba tergeletak di lapangan. Sejumlah pemain lain mencoba untuk memberikan pertolongan pertama dan di bawa ke rumah sakit, namun nyawanya tetap tak tertolong.

Ricky Yakob merupakan bomber top pada periode pertengahan 80-an hingga awal 90-an. Ia paling dikenal ketika membela Arseto Solo dan klub Jepang, Matsushita FC. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini