Perwakilan massa 2411 diterima penyidik Bareskrim Polri

Jumat, 24 November 2017 15:27 Reporter : Hari Ariyanti
Perwakilan massa 2411 diterima penyidik Bareskrim Polri FPI gelar aksi di depan Bareskrim Polri. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Penyidik Bareskrim Polri akhirnya menerima perwakilan massa aksi 2411 yang sedari tadi berunjuk rasa. Penyidik menjelaskan jika kabar dihentikannya kasus ujaran kebencian Viktor Laiskodat adalah tidak benar.

"Kami laskar pembela Islam baru saja kami keluar dari ruang Bareskrim dan ditemui oleh Kombes Doni sebagai Kasubdit II. Kita menjelaskan bahwa kasus Viktor di SP3 oleh kepolisian, lalu kita mendapat kabar dari teman teman di Bareskrim menyatakan tidak benar bahwa kasus Viktor di SP3," ujar salah satu massa saat berorasi di mobil pikap depan kantor Bareskrim, Jakarta Pusat, Jumat (24/11).

Orator aksi melanjutkan, jika kasus Viktor ditindaklanjuti pihaknya mengapresiasi dan mendukung kepolisian. Mereka pun berharap tak ada lagi aksi bela Islam selanjutnya dan yang bersangkutan segera diproses.

"Kami sampaikan supaya tidak ada gelombang aksi bela Islam seperti kasus Ahok pada waktu lalu. Kalau pihak kepolisian tidak menindaklanjuti kasus Viktor jangan salahkan kami bila melakukan aksi bela Islam jilid III," ujarnya dengan tegas.

"Mudah-mudahan Bareskrim dan jajarannya tidak masuk angin dan tak mempan disuap dan disogok, kalau Bareskrim bekerja benar kami doakan Bareskrim masuk surga, tapi kalau mengkhianati umat Islam masuk neraka," paparnya.

Sementara, aksi 2411 masih berlangsung dan berjalan dengan tertib. Aparat kepolisian tetap bersiaga dan mengawasi arus lalu lintas.

"kalau 1 bulan belum menjadi tersangka, kami siap kembali," ujar orator aksi. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini