Perusahaan Singapura tak diberi ampun jika bakar hutan Indonesia

Selasa, 15 September 2015 14:13 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Perusahaan Singapura tak diberi ampun jika bakar hutan Indonesia Kebakaran hutan di Riau. ©Reuters

Merdeka.com - Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar menegaskan, tidak akan melindungi jika perusahaan di negaranya yang melakukan pembakaran hutan di Sumatera Indonesia. Siapapun yang merusak lingkungan, apalagi berdampak pada asap pekat yang menyelimuti beberapa negara harus berhadapan dengan hukum.

Hal itu disampaikan Anil Kumar usai menemui Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar di Gedung Sate, Bandung, Selasa (15/9).

"Kalau ada perusahaan-perusahaan di manapun yang melanggar hukum ya kita harus kerjasama untuk menemui siapa itu dan by the rule harus menghukum mereka," kata Anil.

"Singapura sama sekali tidak ada keinginan melindungi perusahaan yang bermarkas di Singapura. Sama sekali tidak karena kita lihat dampaknya untuk semua orang," terangnya menambahkan.

Apalagi Singapura, lanjut dia, saat ini baru saja memiliki undang-undang atau peraturan baru yang mengatur soal perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan lingkungan hidup seperti pembakaran hutan.

"Singapura tahun yang lalu ada satu peraturan yang diterbitkan oleh parlemen kami yang mengatur perusahaan-perusahaan seperti itu. Tapi kami perlu informasi dari indonesia karena insiden terjadi di sini," jelasnya.

Solusi bersama harus ditemukan agar asap pekat yang menyelimuti Sumatera bahkan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura tidak terjadi.

"Saya kira teman-teman di Indonesia harus cari jawabannya untuk situasi yang ada di sini. Kami sebagai tetangga, sebagai mitra Indonesia, kami ingin kerjasama untuk cari solusi," ungkapnya. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini