Pertamina Temukan 12 Lokasi Olah Minyak Mentah Ilegal di Kaltim

Selasa, 11 Februari 2020 09:58 Reporter : Saud Rosadi
Pertamina Temukan 12 Lokasi Olah Minyak Mentah Ilegal di Kaltim Pertamina Temukan 12 Lokasi Minyak Mentah. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Pertamina EP Sangasanga, menemukan 12 lokasi pengolahan minyak mentah ilegal (illegal refining), di kota Samarinda, dan kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dalam beberapa bulan terakhir. Pertamina meminta aparat mengusut tuntas aktivitas ilegal itu.

Aktivitas ilegal terbaru, ditemukan di kawasan Kilometer 10 Jalan Ampera, Palaran, di Samarinda. Diperkirakan, aktivitas itu dilakukan Agustus hingga Desember 2019 lalu.

"Kami temukan sejumlah barang bukti seperti tungku pemasak volume 5 ribu liter, dan IBC Tank 3 unit," kata Relation and Formality PT Pertamina EP Sangasanga Aulia Abriani, ditemui wartawan, Senin (10/2).

Aulia menerangkan, di lokasi terbaru itu juga ditemukan pencemaran limbah minyak. Dengan begitu, sudah lebih 10 lokasi temuan aktivitas minyak ilegal di Samarinda, dan Kutai Kartanegara. "Ini yang ke-12," ujar Aulia.

"Kami akan laporkan temuan terakhir ini, dan melaporkan ke penegak hukum, dengan laporan tertulis," tambah Aulia.

Diterangkan Aulia, dengan begitu, tidak menutup kemungkinan masih ada aktivitas ilegal lainnya di kedua wilayah Samarinda dan Kutai Kartanegara. "Artinya, kan kemungkinan ada lokasi lain yang masih berjalan," terang Aulia.

Masih dijelaskan Aulia, dia juga telah mendapatkan informasi, 1 tersangka pelaku pengolahan minyak ilegal telah berproses di sidang pengadilan.

"Kami berharap, ini bisa dituntaskan. Baik dalang, dan pelakunya," kata Aulia.

Dari informasi diperoleh merdeka.com, lokasi pengolahan minyak mentah ilegal itu berada di bekas areal tambang batubara, poros Samarinda-Sangasanga. Jarak dari Sangasanga Field PT Pertamina EP Sangasanga sekitar 11 km, dan terlihat truk tangki diduga berisi minyak hasil olahan ilegal, keluar masuk lokasi pengolahan. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini