Perpres Baru Soal Kenaikan BPJS Kembali Digugat ke MA

Kamis, 4 Juni 2020 11:57 Reporter : Merdeka
Perpres Baru Soal Kenaikan BPJS Kembali Digugat ke MA Gedung Mahkamah Agung. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Seorang warga, Faisal Wahyudi Wahid Putra, melalui kuasa hukumnya Tim Advokasi Peduli Hukum Indonesia, resmi mengajukan Permohonan Uji Materiil terhadap Perpres Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 ke Mahkamah Agung, hari ini, Kamis (4/6). Salah satu perwakilan tim advokasi, Johan Imanuel menegaskan, bahwa hak uji materiil ini merupakan hak Warga Negara Indonesia yang dijamin oleh UUD 1945.

"Oleh karenanya Pemohon yang keberatan dengan kehadiran adanya kenaikan iuran dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020 khususnya Pasal 34 sudah tepat melakukan permohonan ini ke Mahkamah Agung," kata Johan.

Dilihat, Pasal 34 dinilai tidak berlandasan asas kemanusiaan, manfaat dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Bahkan Perpres tersebut dibentuk tidak mendasari asas pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik.

"Keberatan Pemohon jelas menyatakan bahwa Pasal 34 bertentangan dengan UU No 40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional juncto UU No 24/2011 Tentang BPJS juncto UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan juncto UU No 12 Tahun 2011 Sebagaimana Telah Diubah Dengan UU No 15/2019 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan," jelas Johan

Adapun, kuasa hukum lainnya, Ricka Kartika Barus, menjelaskan, pemohon menilai alasan kenaikan iuran yang dibebankan kepada Peserta tidak fair karena Putusan MA sebelumnya, sudah menyatakan berbagai permasalahan internal BPJS Kesehatan itu sendiri. Sehingga kurang bijak apabila dalam Perpres penggantinya menaikkan iuran tersebut.

Karena itu, pihaknya meminta Majelis Hakim untuk membatalkan Perpres Nomor 64 Tahun 2020. "Kami meminta agar Hakim Agung dapat mengabulkan Permohonan Hak Uji Materiil ini atau diputuskan seadil-adilnya," pungkas Ricka.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini