Perkuat Nilai Pancasila & Kebhinekaan buat Lawan Penyebaran Paham Radikal Intoleran

Selasa, 12 Oktober 2021 18:53 Reporter : Didi Syafirdi
Perkuat Nilai Pancasila & Kebhinekaan buat Lawan Penyebaran Paham Radikal Intoleran Warna-warni mural di Kampung Pancasila. ©2021 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Merdeka.com - Penyebaran ideologi radikal dan intoleran tidak pandang bulu. Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri juga dijadikan sasaran. Untuk itu benteng penangkal penyebaran paham tersebut harus diperkuat di lingkungan kerja.

"Yang paling penting adalah pembinaan ke dalam oleh para pimpinan lembaga atau instansi pada unit masing-masing, karena mereka paling tahu internalnya kepada masing-masing bawahannya," ujar Sekretaris Badan Penelitian Pengembangan dan Pendidikan Latihan Kementerian Agama Muharram Marzuki dalam keterangannya, Selasa (12/10).

Ia menjelaskan, pembinaan tersebut bertujuan untuk menginfiltrasi terhadap nilai-nilai kebangsaan tentang bagaimana prinsip dan komitmen kepada Pancasila, Kebhinnekaan serta bagaimana warga negara dapat hidup saling menghormati dan menghargai.

"Kita perlu mempelajari kembali secara mendalam hal-hal seperti apakah yang dianggap sebagai intoleransi, agar kita juga tidak terlalu mudah menjustifikasi," tuturnya.

Marzuki menyinggung mengenai sistem rekrutmen atau penjaringan calon aparatur negara yang tidak boleh hanya sekadar ujian tertulis saja. Namun lebih dari itu, sistem penjaringan calon aparatur negara ini perlu diperkuat dengan tes wawancara ideologi kebangsaan.

Lebih jauh Marzuki menyoroti kapasitas pengetahuan perekrut atau pewawancara calon aparatur harus memiliki pengetahuan luas agar kemudian tidak memberikan penilaian yang salah.

"Kalau yang mewawancarai saja tidak paham mengenai pemahaman atau ideologi dan sebagainya nanti bisa salah menilai. Khawatirnya malah makin merapuhkan ketahanan di internal lembaga atau instansi sehingga harus dicek betul bagaimana kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara," ujarnya.

Ia menyarankan proses rekrutmen calon aparatur negara harus dilakukan seketat mungkin. Selain itu juga harus dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kapasitas pengetahuan dan wawasan kebangsaan baik.

"Sinergitas antar-lembaga dan kementerian harus terus diperkuat. Tidak cukup hanya sekadar formalitas saja, tapi harus diikuti secara mendalam terutama pada sisi yang beririsan dalam memperkuat nilai kebangsaan pada aparatur sipil negara," tandasnya. [did]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pancasila
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini