Perjuangan Kentut ganti nama pemberian orangtua karena tak mau anak diolok

Jumat, 20 April 2018 14:45 Reporter : Kirom
Perjuangan Kentut ganti nama pemberian orangtua karena tak mau anak diolok Pria bernama Kentut. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sering kali kita mendengar seseorang mengucapkan istilah 'apalah arti sebuah nama'. Padahal nama menjadi identitas terpenting untuk seorang manusia.

Nama yang baik diyakini memberikan kebaikan buat si empunya. Itu sebabnya, orangtua selalu berusaha menyematkan doa-doa sarat makna saat memberikan nama pada ananda yang baru dilahirkan. Tidak asal aja.

Sepasang suami istri di Tangerang membuat nama yang unik untuk anaknya. Entah apa yang melatarbelakanginya, namun penamaan itu terdengar tak enak.

Si buah hati diberi nama Kentut. Bukan tak bahagia. Namun akibat nama itu, Kentut kerap kali diolok-olok temannya semasa di desa. Tepat di usia 30 tahun, Kentut memutuskan mengganti nama pemberian orang tuanya. Berkas-berkas untuk penggantian nama sudah diajukan ke Pengadilan Negeri Tangerang. Bahkan hari ini, Jumat (20/4), sudah mulai disidangkan.

"Sidangnya sudah, tinggal menunggu salinan putusan dari hakim. Insya Allah Senin keluar," ucap ayah tiga anak ini saat ditemui di rumahnya di Kota Tangerang.

Dalam berkasnya ke pengadilan, Kentut ingin mengganti namanya dengan Ihsan Hadi. Nama Ihsan pemberian sang guru ngaji dan melekat di semua dokumen miliknya.

Kentut kemudian mengenang masa-masa di bangku sekolah, saat dia diolok teman-teman karena bernama unik. Dia berharap masa kelam yang dialaminya saat itu, tak kembali dialami anak-anaknya yang ditertawakan teman-teman sekolah karena ayahnya bernama tak biasa.

"Ya namanya orang kampung, enggak sekolah, kasih nama ya sejadi-jadinya saja. Orangtua juga enggak paham arti kentut apa," ungkapnya lirih.

Saat itu, kata dia, sebenarnya ada rasa kesal di dalam diri saat diolok teman. Bahkan suatu hari dia sampai putus asa dan ingin berhenti sekolah.

"Pulang ke rumah saya mengadu ke Bapak, saya minta diganti nama. Terus sama guru ngaji dikasih nama Ihsan Hadi, dan saya kenalkan diri sebagai Ihsan," ucap dia.

Sejak itu, dia kemudian memakai nama Ihsan saat berkenalan dengan teman-temannya. "Ya saya kenalin diri pakai nama Ihsan. Kalau bisa dari dulu ganti sudah saya ganti, tapi kita di kampung enggak paham, baru sekarang mengerti," ucap pria yang sehari hari berjualan mie keliling.

"Guru ngaji saya kasih nama Ihsan Hadi, waktu itu SD kelas 1 kira-kira umur 6/7 tahun. Artinya kalau enggak salah petunjuk yang bagus," sambung pria sehari-hari juga mengajar mengaji.

Saat ini Kentut hanya berharap hakim mengabulkan permohonannya untuk mengganti nama. Dia sudah tak sabar menyandang nama baru sebagai Ihsan Hadi, bukan lagi Kentut yang selama ini membuat dirinya dicemooh. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Nama Unik
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini