Perjalanan karier si cantik Grace Natalie

Jumat, 27 Maret 2015 08:11 Reporter : Mustiana Lestari
Perjalanan karier si cantik Grace Natalie Grace Natalie. kapanlagi.com

Merdeka.com - Grace Natalie, tiba-tiba memperkenalkan diri sebagai ketua umum partai dalam acara silaturahmi di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (26/3). Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipimpinnya itu akan dideklarasikan tahun depan.

"Perkenalkan saya Grace, Ketua Umum PSI. Saya perempuan, muda, non-Muslim dan Tionghoa. Kalau bukan di Muhammadiyah dan juga NU, tentu saya tidak bisa duduk bareng tokoh senior yang saya hormati ini. Mungkin saya akan ditempatkan di barisan paling belakang," ungkap Grace dalam acara Silaturahmi Tokoh Bangsa ke-7 bertema 'Problematika Bangsa dan Solusinya' itu, seperti siaran pers yang diterima merdeka.com

Perkenalan ini cukup mengejutkan karena Grace pertama kali dikenal sebagai presenter kondang di TvOne. Wajah cantiknya kerap kali wara wiri di stasiun berita ini dan bertahan cukup lama di TvOne. Merasa punya potensi lain, wanita keturunan Tionghoa ini memutuskan untuk berpindah haluan.

Lama tak muncul di tvOne, kini Grace Natalie tiba-tiba nongol dalam acara diskusi lembaga riset Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Bahkan dalam acara diskusi tersebut presenter cantik ini mendeklarasikan bahwa ia adalah CEO SMRC. Apa alasan Grace keluar dari tvOne?

"Jenuh dengan rutinitas yang ada. Saya pengen mencoba tantangan yang baru, kan selama ini sebagai reporter hanya mengulas berita politik dari kulit luarnya saja," ujar Grace kepada wartawan usai acara diskusi hasil survei SMRC di hotel Four Seasons, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu, (8/7).

Grace mengaku resign dari tvOne sejak awal Juni lalu. Menurutnya, dalam pekerjaannya yang baru ini dia bisa membedah masalah politik hingga dalam. Tidak sebatas kulit luar.

"Soal gabung dengan Bang Mujani karena dia berpengalaman di dunia politik dan sudah terkenal di kancah internasional juga," terangnya.

Keseriusannya dalam dunia politik makin mendalam, bahkan kerap kali dirinya didaulat sebagai narasumber untuk isu-isu politik Tanah Air.

Debut Grace Natalie sudah dimulai saat presentasi hasil riset lembaga yang dipimpinnya di Hotel Four Seasons, Jakarta, Minggu (9/7).

Senin (9/7) ini kiprah Grace Natalie sebagai narasumber berlanjut. Dia tampil dalam acara Indonesia Bicara di stasiun televisi milik Hary Tanoesoedibjo, Global TV. Grace menjadi narasumber bersama Koordinator Kontra Usman Hamid. Acara dialog ini dipandu oleh presenter Olga Lidya dan Wahyu Wiwoho.

Grace Natalie tampak lancar menjawab pertanyaan-pertanyaan narasumber mengenai peluang capres 2014.

Tak puas dengan hanya menjadi narasumber atau CEO lembaga survei, setahun berselang dirinya sudah mendeklarasikan partai politik miliknya.

Dia memperkenalkan diri sebagai ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dipimpinnya itu akan dideklarasikan tahun depan. Di hadapan sejumlah tokoh, seperti Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua Komisi Yudisial Suparman, Mahfud MD, Jimly Asshiddiqie, Franz Magnis Suseno, Fuad Bawazier, Bambang Sudibyo, Akbar Tandjung, dan Fadel Muhammad, Grace berbicara lantang mengenai identitas dia sebagai personal dan tentunya partai PSI.

"Saya minoritas marjinal karena saya perempuan dan non muslim. Saya mayoritas karena saya anak muda. Bukan untuk memberontak atau menegasikan peran para tokoh senior bangsa. Tapi lebih karena kesadaran bahwa anak muda harus belajar mandiri dan menempa nasib mereka sendiri," jelasnya. [rep]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini