Periksa Nuzulia Hamzah Nasution, KPK Telisik Proses Pengadaan Bansos Covid-19

Selasa, 29 Desember 2020 12:58 Reporter : Merdeka
Periksa Nuzulia Hamzah Nasution, KPK Telisik Proses Pengadaan Bansos Covid-19 KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa saksi Nuzulia Hamzah Nasution dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan Covid-19 di Kementerian Sosial.

Nuzulia diperiksa pada, Senin 28 Desember 2020. Pemeriksaan Nuzulia dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batibara.

Nuzulia adalah broker PT. Tiga Pilar, yang merupakan salah satu vendor pengadaan paket sembako di Kemensos tahun anggaran 2020.

"Pemeriksaan Nuzulia H. Nasution terkait pengetahuannya seputar proses dan pelaksanaan pengadaan paket bansos pada Kemensos Tahun 2020, khususnya untuk wilayah Jabodetabek," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (29/12).

Dalam kasus ini, KPK menetapkan mantan Mensos Juliari Peter Batubara dan empat orang lainnya sebagai tersangka suap terkait program bantuan sosial penanganan virus Corona (Covid-19) di wilayah Jabodetabek tahun 2020.

Keempat tersangka lainnya dalam kasus ini adalah, pejabat pembuat komitmen di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta Ardian I M dan Harry Sidabuke selaku pihak swasta.

KPK menduga, berdasarkan temuan awal, Juliari menerima Rp10 ribu perpaket sembako dengan harga Rp300 ribu. Namun menurut KPK, tak tertutup kemungkinan Juliari menerima lebih dari Rp10 ribu. Total uang yang sudah diterima Juliari Rp17 miliar.

KPK juga menduga Juliari menggunakan uang suap tersebut untuk keperluan pribadinya, seperti menyewa pesawat jet pribadi. Selain itu, uang suap tersebut juga diduga dipergunakan untuk biaya pemenangan kepala daerah dalam Pilkada serentak 2020.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini