Perhatian Menpora dan optimisme atlet sepatu roda untuk Asian Games

Jumat, 10 Agustus 2018 14:33 Reporter : Ibnu Fauzi
Menpora Imam Nahrawi dan para atlet sepatu roda. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Menpora Imam Nahrawi selalu menaruh perhatian lebih terhadap setiap usaha dan perjuangan para atlet dalam mempersiapkan diri menghadapi Asian Games. Salah satunya dengan melihat secara langsung Pelatnas Sepatu Roda sekaligus mengobarkan semangat kepada para atlet di Cluster Aralia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (9/8).

"Secara lahiriah semua atlet kita sudah berlatih, pelatihnya juga luar biasa keren-keren belum lagi didukung masyarakat di sekitar sini di Perumahan Aralia. Keterpaduan ini sesungguhnya yang perlu kita rawat sampai mereka dapat mempersembahkan yang terbaik di Asian Games nanti," ujar Menpora.

Dalam proses latihan, Menpora mengetahui bahwa tidak semua berjalan mulus, seperti adanya cidera yang menimpa sebagian atlet. Kadar cedera pun bervariasi, dari ringan, sedang, hingga berat. Meski demikian, hal itulah yang menjadi bagian perjuangan demi berkibarnya Merah Putih dan berkumandangnya Indonesia Raya di Asian Games nanti.

"Kita kabarkan kepada masyarakat apapun yang mereka persembahkan nanti itulah hasil terbaik, jangan sampai ketika menang kita sambut dengan sorak sorai terus ketika belum berhasil kita cemooh. Kita harus hargai proses yang mereka berikan, pengorbanannya," imbuhnya.

Saat jeda latihan, Menpora pun berbincang bersama para atlet sepada di atas rumput yang tidak jauh dari tempat mereka berlatih. Ia mulai mendengarkan satu per satu yang disampaikan para atlet.

"Kita di sini dari Tim Sepatu Roda Indonesia sudah berlatih dari bulan Februari sampai sekarang, mohon doanya pada lomba (31/8) mendapatkan yang terbaik, diberikan kekuatan, keselamatan, keberuntungan dari Allah SWT, Indonesia bisa, Perserosi juara," ujar Kapten Tim Muhammad Oky mewakili teman-teman atlet lainnya.

"Kita akan bertanding tanggal 31/8, waktu-waktu akhir even, semoga dapat mempersembahkan emas terakhir untuk Indonesia," tambah Alifia, salah satu atlet putri.

Semangat para atlet juga ditopang dengan optimisme para pelatih. Segala upaya disiapkan secara matang yakni dengan mendatangkan sparing partner Juara Sepatu Roda dari Columbia Hamilton Patino Dorado. Termasuk juga pemilihan area di Cluster Aralia Bekasi yang bertujuan untuk mengondisikan situasi track dan cuaca yang mirip seperti area Jakabaring Sport City.

"Tempat ini menjadi pilihan karena track dan cuaca yang mendekati track tanding sebenarnya nanti di Palembang. Lawan yang menjadi perhitungan Korea dan Taiwan, tetap optimis dapat persembahkan medali satu emas," ujar Kepala pelatih Faisal Norman.

Motivasi dan bonus untuk atlet berprestasi

Menteri yang hobi bermain bulutangkis ini pun terus memberikan semangat dan perhatian kepada atlet. Dari melihat cidera kaki salah satu atlet putri, hingga memberi keyakinan bahwa pemerintah terus menyiapkan penghargaan dan masa depan atlet berprestasi.

Menpora Imam Nahrawi dan para atlet sepatu roda 2018 Merdeka.com

Seperti bonus uang untuk Asian Games yang terbesar sepanjang sejarah, menjadi PNS yang formasinya terus disampaikan ke KemenPAN RB, dan rumah yang disiapkan KemenPUPR.

"Pada tahun 2011 kita pernah berjaya meskipun level ASEAN dan sekarang pasti lawan-lawan lebih berat, semoga sejarah itu bisa berulang, dan pemerintah terus memberikan perhatian lebih. Ketika kalian mampu mengalahkan diri sendiri, yakinlah kita akan menang menghadapi lawan," katanya menyemangati.

Tim sepatu roda sendiri akan berangkat ke Palembang tanggal 19 Agustus dan akan bertanding tanggal 31 Agustus. Hingga saat ini sudah 12 negara yang akan ikut berebut medali dan hanya dipertandingkan satu nomor yaitu Road Race 20 KM pada lintasan 400 M putra-putri.

Sepatu roda menjadi satu dari 10 cabang olahraga baru yang akan dipertandingkan pada Asian Games 2018. Empat nama atlet Indonesia yang sudah terdaftar untuk berlaga (entry by name) yaitu dua putra adalah Muhammad Oky dan Tias Andira, sedangkan dua putri yakni Alifia Meidia Namasta dan Salma Fallya Niluh. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini