Percantik Stasiun Tugu Yogyakarta, PT KAI ganti iklan rokok dengan kain batik

Kamis, 25 Oktober 2018 11:06 Reporter : Purnomo Edi
Percantik Stasiun Tugu Yogyakarta, PT KAI ganti iklan rokok dengan kain batik Iklan rokok di Stasiun Tugu Yogyakarta digantikan kain batik. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah iklan rokok yang terpasang di area Stasiun Tugu Yogyakarta dibersihkan oleh PT KAI Daerah Operasional (Daop) VI. PT KAI Daop VI kemudian mengganti iklan rokok dengan kain batik.

Humas PT KAI Daop VI Eko Budiyanto menyampaikan kawasan Stasiun Tugu tak lagi ada iklan rokok yang dipasang. Eko beralasan pilihan mengganti iklan rokok dengan kain batik merupakan bagian dan komitmen PT KAI untuk melestarikan kebudayaan nasional.

"Sekarang sudah tidak ada lagi iklan rokok, diganti batik. Ini wujud KAI andil dalam pelestarian budaya warisan bangsa," ujar Eko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/10).

Eko menjelaskan jika kain batik tersebut dipasang pada tiang-tiang reklame yang dulunya merupakan iklan rokok. Tiang iklan reklame rokok ini sendiri terpasang di dalam area Stasiun Tugu.

Eko mengungkapkan inovasi yang dilakukan oleh PT KAI dengan memasang kain batik untuk menggantikan iklan rokok saat ini baru merupakan tahap awal. Nantinya, kata Eko, inovasi memasang kain batik itu masih perlu dibenahi lagi dengan memperhatikan masukan dari para pemerhati batik.

"Kami akan terus berusaha berinovasi untuk memperindah stasiun. Supaya pengguna jasa KA lebih nyaman dan kangen dengan Stasiun Tugu karena memiliki ciri khas dalam penampilan," ungkap Eko.

Eko menambahkan saat ini pembenahan terhadap tampilan Stasiun Tugu terus dilakukan. Pembenahan ini dilakukan dengan membangun taman air mancur di pintu sebelah timur. Selain itu akan adapula tokoh wayang Punokawan yang akan dipasang di Jalan Margo Utomo.

"Selain pembenahan sisi timur, sisi selatan stasiun besar Yogyakarta atau lebih dikenal dengan nama Tugu selatan juga dibenahi. Dulu terkesan kumuh, tapi sekarang cukup lebar dilengkapi lampu taman dan tempat duduk yang terpasang rapi di sepanjang pedestrian," tutup Eko. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. PT KAI
  3. Batik
  4. Yogyakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini