Perbedaan Data Bansos Bikin Menko PMK Bersitegang dengan Gubernur Anies

Kamis, 7 Mei 2020 12:39 Reporter : Merdeka
Perbedaan Data Bansos Bikin Menko PMK Bersitegang dengan Gubernur Anies Menko PMK Muhadjir Effendy. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta telah melakukan pendistribusian bantuan sosial terkait pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat penyebaran virus Corona. Pendistribusian itu dilakukan mulai 9-25 April 2020 untuk masyarakat miskin dan rentan miskin di Jakarta.

"Kita kemarin sih rencana awal kan 1,2 juta (KK), dan yang sudah kita distribusikan 1,163 juta sekian, itu penerima tahap pertama" kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Irmansyah saat rapat bersama DPRD DKI, Rabu (6/5).

Kendati begitu, sejumlah menteri menyoroti pelaksanaan pemberian bansos tersebut. Salah satunya yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Menko PMK, Muhadjir Effendy, yang mengaku sempat bersitegang dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat rapat bersama melalui virtual.

Muhadjir menyatakan hal tersebut disebabkan adanya perbedaan data dan komitmen Anies dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat. Sebab dalam data terbaru di DKI penerimaan bantuan mencapai 3,6 juta dan Pemprov akan mengurus bansos untuk 1,1 juta warga.

Sedangkan sisanya 2,5 juta akan menerima bantuan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos). Untuk pelaksanaan pendistribusian bansos dari Kemensos telah dilakukan sejak 20 April 2020.

"Tetapi di lapangan bahwa Pak Gubernur menyampaikan bahwa bantuan itu sekedar mengisi kekosongan sebelum pemerintah pusat mengisi. Kan di lapangan jadi kacau," kata Muhadjir, Rabu (6/5/2020).

Lantas, seperti apakah pelaksanaan pendistribusian bansos di DKI Jakarta?

Baca Selanjutnya: Distribusi Bansos Pertama 9 April...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini