Perayaan Maulid Nabi, MUI Serukan Toleransi Antarumat Beragam

Selasa, 20 November 2018 11:21 Reporter : Lia Harahap
Perayaan Maulid Nabi, MUI Serukan Toleransi Antarumat Beragam Wakil Ketua MUI Zainut Tauhid. ©2018 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap masyarakat dapat memaknai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk kehidupan yang lebih baik. Hendaknya, ke depan hidup bermasyarakat di Indonesia semakin damai, harmonis, dan saling toleran antarumat beragama.

"Hal itu merupakan spirit aktualisasi dari visi Islam rahmatan lil alamin. Spirit tersebut harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku keberagamaan yang santun, rukun, toleran, saling menghormati dan menerima perbedaan keyakinan," kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (20/11).

MUI juga mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan perayaan Maulid Nabi tahun ini sebagai kesempatan meningkatkan ketakwaan dengan berbuat kebajikan dan beramal saleh.

Selain itu, MUI berharap agar umat Islam juga dapat mewarisi semangat pembebasan dari berbagai bentuk ketertindasan, baik itu kemiskinan, kebodohan maupun keterbelakangan.

"Karena hakikat dari misi risalah Nabi Muhammad SAW adalah melakukan pembelaan terhadap kaum lemah dan tertindas, dengan berempati merasakan berat penderitaan mereka, memberikan rasa aman dan sentosa, serta memberikan rasa belas kasih terhadap sesama umat manusia," katanya.

Peringatan Maulid Nabi kali ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh umat Islam untuk mengembangkan hidup damai dan harmonis di kalangan umat Islam, sehingga tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan yang dapat merusak silaturahmi antarumat Islam.

MUI juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan merawat kesatuan bangsa dengan menjaga perdamaian dan kerukunan di antara masyarakat. Mengingat kemerdekaan bangsa Indonesia diraih dengan perjuangan dan pengorbanan seluruh rakyat.

"Dengan demikian, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya dimaknai dalam rangka peneguhan sikap dan aktualisasi nilai-nilai perdamaian, apresiasi terhadap Kebhinnekaan dan penghormatan terhadap nilai demokrasi, hukum dan HAM," ujar Zainut. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini