Perang Tagar Percuma Lapor Polisi di Sosmed, Ini Penjelasan Polri

Rabu, 13 Oktober 2021 19:50 Reporter : Merdeka
Perang Tagar Percuma Lapor Polisi di Sosmed, Ini Penjelasan Polri Kabag Penum Polri Kombes Ahmad Ramadhan. ©Antara

Merdeka.com - Sosial media belakangan diramaikan dengan tagar #percumalaporpolisi, buntut penutupan kasus dugaan perkosaan tiga anak di Luwu Timur yang mencuat ke publik. Akun kepolisian pun membuat tagar #polisisesuaiprosedur.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan pun menjelaskan terkait situasi yang dinilai sebagai perang tagar itu.

"Terkait pecuma lapor polisi, kita tidak pernah perang. Tugas pokok Polri melindungi, mengayomi menegakan hukum tidak ada kita perang hastag. Kita tidak melayani perang," tutur Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/10/2021).

Ahmad mengatakan, tagar percuma lapor polisi merupakan kritik bagi Polri untuk semakin menjadi lebih baik.

"Tentu jawabannya menunjukan meningkatkan pelayanan, pengayoman, penegakan hukum transparan dan akuntabel. Kita bukan perang hastag. Kita jawab dengan tupoksi kita," kata Ahmad.

Sebelumnnya, Ahmad Ramadhan angkat bicara terkait kritik yang disematkan lembaganya terhadap polemik penanganan kasus dugaan perkosaan anak di Luwu Timur yang ramai menjadi perbicangan publik.

"Tentunya Polri tidak akan pernah mengkhianati tugas pokoknya," kata dia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2021).

Menurut Ahmad, Polri bekerja sesuai Pasal 13 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI.

Di mana tugas pokoknya bukan hanya penegakan hukum, namun juga memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk melindungi dan mengayomi.

"Dari tugas pokok ini tentunya tidak hanya kita hanya melakukan penegakan hukum saja, tetapi juga mengayomi masyarakat, melindungi masyarakat dalam rangka penegakan hukum itu sendiri," jelas dia.

Ahmad memastikan, Polri tidak akan mengabaikan berbagai keluhan dan masukan dari semua pihak. Tentunya dalam rangka meningkatkan kualitas dan kinerja kepolisian.

"Tentunya keluhan-keluhan apapun, persoalan polemik di masyarakat, akan direspon oleh Polri. Sekaligus kritik-kritik yang sifatnya yang membangun kepada Polri pasti kita akan tindak lanjuti," kata dia. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini