Penyidik Polda Metro bantah tekan anak buah Hercules

    Reporter : Al Amin | Senin, 10 Juni 2013 13:59
    Penyidik Polda Metro bantah tekan anak buah Hercules
    Hercules. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

    Merdeka.com - Dalam persidangan ketiga terdakwa kasus premanisme, Hercules Rozario Marshall, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin Fajar Arisetiawan mendatangkan tiga orang saksi yang berasal dari penyidik Polda Metro Jaya. Ketiga orang saksi tersebut terdiri dari Teuku Arsyad Khadafi (31), Ahmad Iman dan FM Siregar.

    Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-JalanSalah satu saksi yang diperiksa pertama, Teuku khadafi menolak keterangan tersangka Antonius Malaru (34) yang menjadi saksi pada persidangan kedua Hercules, Senin 3 Juni lalu bahwa dia ditekan selama pemeriksaan. Pemeriksaan tersangka dilakukan di ruang Direktorat Kriminal Umum, Polda Metro Jaya, pada 8 Maret 2013 sekitar pukul 20.30 WIB.

    "Kami tidak melakukan pemaksaan, pemeriksaan dilakukan di ruang terbuka sehingga bisa disaksikan oleh rekan-rekan penyidik yang lain," kata Khadafi saat memberikan jawaban kepada Hakim Ketua Kemal Tampubolon, Senin (10/6).

    Dalam persidangan yang digelar di ruang Kusumah Atmadja, Pengadilan Negeri Jakarta Barat, saksi membantah jika tersangka Antonius Malaru buta huruf. Seusai mengetik BAP, Khadafi mempersilakan tersangka untuk membaca dan menandatanganinya.

    "Pada saat itu dia mampu membaca, saya persilakan untuk membaca," ujar Khadafi.

    Dalam persidangan kedua, tersangka Antonius Malaru mengaku ditekan saat pemeriksaan. Pria yang pada saat penangkapan Hercules berada di depan rumah bosnya itu mengaku buta huruf.

    [ren]

    Rekomendasi Pilihan

    KUMPULAN BERITA
    # Hercules Ditangkap

    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE