Penyebab obesitas Arya masih misteri

Senin, 18 Juli 2016 17:24 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Penyebab obesitas Arya masih misteri Arya sekolah. ©2016 merdeka.com/bram salam

Merdeka.com - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung belum mengetahui penyebab pasti obesitas yang dialami Arya Permana (10). Sejak dirawat di RSHS pekan lalu, bocah asal Karawang itu sudah diambil sampel darahnya.

"Kemarin kami melakukan pemeriksaan terkait dengan penyebab dan arah komplikasi. Kalau arah komplikasi ke arah jantung atau paru itu sudah. Kalau ke arah sana tidak terlalu bermasalah dan cukup aman," kata Ketua Tim Dokter Perawatan dan Pengobatan Arya Permana, dr Julistio T B Djais SP A(K). Mkes, di RSHS, Kota Bandung, Senin (18/7).

Untuk bisa mengetahui penyebab obesitas yang diderita bocah dengan bobot hampir dua kuintal itu harus mengantongi semua hasil pemeriksaan laboratorium selama Arya dirawat. Hanya saja terkait waktu itu belum dapat dipastikan.

RSHS tak mempermasalahkan kepulangan Arya ke rumahnya di Karawang di saat proses pemeriksaan kesehatan. Dokter tim memahami bocah aktif ini ingin berbaur dengan temannya di lingkungannya.

Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan Arya dan orangtuanya agar program yang sudah dijalankan di RSHS bisa dilaksanakan kembali di rumah. Orangtua Arya dibekali pemahaman agar anaknya bisa menjaga berat badan tidak naik lagi.

"Tak kalah penting orangtuanya karena ini berkaitan dengan perilaku sehingga perlu pemahaman orang tuanya jika berhadapan dengan kasus yang serius. Ini yang perlu diketahui dan kami sudah mengoreksi dan mencatat," terangnya.

Dia berharap Arya yang kali terakhir berbobot 186 Kg bisa kembali mengalami penyusutan berat badan.

"Dari awal masuk kami berikan pelayanan yang tujuannya untuk mengembalikan berat badan Arya yang sesuai sehingga bisa melakukan aktivitas yang baik dan menjadi orang dewasa yang berkualitas," katanya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Arya Bocah Obesitas
  2. Bandung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini