Penyebab Kebakaran Pasar Kambing Diduga Korsleting, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 M

Kamis, 8 April 2021 20:41 Reporter : Bachtiarudin Alam
Penyebab Kebakaran Pasar Kambing Diduga Korsleting, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 M Kebakaran Pasar Kambing Tanah Abang. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat/Damkar) DKI Jakarta menduga insiden kebakaran yang terjadi di Pasar Lontar atau Pasar Kambing di Tanah Abang, Jakarta Pusat diakibatkan korseleting listrik pada sebuah bangunan.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik pada lapak 2 perabotan dipasar lontar," kata Humas Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Mulat Wijayanto, saat dihubungi merdeka.com, Kamis (8/4).

Karena korsleting listrik tersebut, awalnya sejumlah pedagang berusaha memadamkan kebakaran. Namun karena api kian besar dan barulah menghubungi petugas damkar.

Mulat menyampaikan kalau insiden kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.55 Wib pun saat ini telah berhasil dipadamkan, sekitar pukul 19.30 Wib. Sementara akibat kejadian ini, sekitar 174 lapak pedagang dengan total luas sekitar 5.000 m2 hangus terbakar.

"Ditaksir kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp1 miliar. Dan Pemadaman dinyatakan selesai," terangnya.

Sementara, untuk korban jiwa nihil. "Nihil sampai saat ini, belum ada informasi adanya korban jiwa."

Sebelumnya, Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk di Jalan Sabeni Raya No.12, tepat di Pasar Kambing, Kecamatan Tanah Abang, pada Kamis (8/4). Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Humas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Mulat Wijayanto menyampaikan, anggota pemadam kebakaran menerima informasi pada pukul 16.57 Wib.

Mulat menyampaikan, 15 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan api.

"Kami kerahkan 15 unit dengan 75 personel ke lokasi," kata dia dalam keterangan tertulis.

Hingga saat ini, proses pemadaman masih berlangsung. "Situasi masih merah dan sedang dalam proses pemadaman," ujar dia. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini