Penyebab Helikopter Jatuh di Lombok Tunggu Hasil Investigasi KNKT

Senin, 15 Juli 2019 10:22 Reporter : Ya'cob Billiocta
Penyebab Helikopter Jatuh di Lombok Tunggu Hasil Investigasi KNKT helikopter jatuh di luar pagar Bandara Internasional Lombok. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Belum diketahui penyebab jatuhnya helikopter B206L4 milik PT Carpediem Air di Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. General Manager Lombok Internasional Airport (LIA) di Lombok Tengah, Nugroho Jati mengatakan pihaknya masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Apa penyebabnya, nanti tunggu hasil investigasi KNKT yang akan datang ke Lombok," kata Nugroho Jati, Minggu (14/7). Dikutip dari Antara.

Ia mengungkapkan, helikopter milik PT Carpediem Air, type Bell 260 L4/PK CDV dengan rute Ungasan-Lombok International Airport-Labuan Bajo-Lombok International Airport-Ungasan mendarat darurat di sekitaran Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Sekitar pukul 08.20 WITA helikopter tersebut mendarat di LIA dan take off kembali menuju Labuan Bajo pada pukul 08.50 WITA. Sesuai jadwal helikopter tersebut tiba di LIA pada pukul 13.15 WITA.

Helikopter milik PT Carpediem membawa penumpang tiga warga negara asing (WNA), yakni Luka Marie dari Jerman, Nicholas (UK), Donoso (Chile) dan Capt pilot Kustiada dari Indonesia.

"Saat ini team gabungan personel bandara, Basarnas, Polres Lombok Tengah, TNI AU, Kodim, Mandalika Lombok Tengah berada di lokasi jatuhnya helikoper tersebut untuk mengamankan lokasi," kata Jati yang juga menjabat Ketua Komite Penanggulangan Keadaan Darurat Kecelakaan Pesawat LIA.

Satu orang pilot dan tiga orang penumpang dalam keadaan selamat, namun masih syok dan menjalani perawatan di RSUD Praya, Lombok Tengah bersama tim KKP Mataram. "Penyebab emergency landing segera dilakukan investigasi," katanya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Helikopter Jatuh
  3. KNKT
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini