Penuhi Kebutuhan Listrik, Ponpes Wali Barokah LDII di Kediri Bangun PLTS

Jumat, 17 Mei 2019 06:44 Reporter : Imam Mubarok
Penuhi Kebutuhan Listrik, Ponpes Wali Barokah LDII di Kediri Bangun PLTS Ponpes Wali Barokah LDII di Kediri Bangun PLTS. ©2019 Merdeka.com/Imam Mubarok

Merdeka.com - Pondok Pesantren Wali Barokah LDII membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhannya. Pondok yang berada di Kelurahan Burengan, Kediri, Jawa Timur, membangun PLTS berskala besar.

"Alhamdulillah dengan bergotong-royong warga LDII, kami bisa mewujudkan pembangunan PLTS berskala besar di Ponpes ini," kata pimpinan Ponpes Walibarokah KH Soenarto saat ditemui sejumlah wartawan pada Kamis (16/5).

Soenarto bersyukur terhadap anugerah Allah berupa sinar matahari yang diubah menjadi energi listrik di pondoknya. Sehingga pesantren yang didirikan tahun 1951 ini mampu melakukan penghematan biaya pengelolaan pondok secara signifikan.

Inovasi ini tidak terlepas dari letak geografis Ponpes Wali Barokah. Sehingga pancaran sinar matahari sangat optimal. Matahari bisa menjadi sumber Energi Baru Terbarukan (EBT) yang strategis.

"Ke depannya kami memiliki pemikiran menjadikan ponpes ini, sebagai wisata religi dan edukasi teknologi PLTS. Sehingga menginspirasi masyarakat untuk berpartisipasi dalam penerapan Energi Baru Terbarukan (EBT)," tandas Soenarto

PLTS yang dibangun di Ponpes LDII Wali Barokah ini memiliki instalasi berukuran 40x41 meter. Aplikator PLTS di Ponpes Wali Barokah, Horisworo mengungkapkan, besarnya ruang instalasi dengan pertimbangan untuk memberikan manfaat yang lama, maka dana yang terkumpul secara gotong royong warga LDII tersebut digunakan membangun panel surya (Solar Cell) premium grade buatan Kanada.

"Harganya, termasuk peralatan penunjangnya mencapai Rp 10,1 miliar. Tapi potensi umat yang besar ini harus diwujudkan dengan membeli yang premium grade buatan Kanada. Sayang bila hanya beli buatan China yang harganya lebih murah. Tapi yang perlu dipahami mahalnya itu di depan saja. Dengan adanya garansi 25 tahun dari produsennya, jatuhnya malah lebih efisien," terangnya.

PLTS tersebut mampu menghasilkan 1 juta watt. Dan saat ini belum dioptimalkan seluruhnya, karena kebutuhan ponpes dengan 5.000 santri tersebut sudah terpenuhi.

Selain PLTS, Ponpes LDII Wali Barokah juga akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bio Masa (PLTBM) dengan memanfaatkan sampah harian dari warga sekitar Ponpes yang jumlahnya ribuan orang.

"Dari sampah atau suatu yang dibuang bisa kita manfaatkan menjadi energi. Dengan berbekal pengalaman telah membuat PLTMB di Bandung, saya punya keinginan bisa menghadirkannya di ponpes ini. Potensi dari sampah disini sangat besar, dan bisa makin mengokohkan kemandirian energi ponpes ini," tutup Horisworo. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. PLTS
  2. Pembangkit Listrik
  3. Kediri
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini